-->
close
Beasiswa Luar Negeri Paling Dicari Untuk Kuliah S1, S2 dan S3 Setiap Tahun

Beasiswa Luar Negeri Paling Dicari Untuk Kuliah S1, S2 dan S3 Setiap Tahun

Brainesia.com Buat kamu yang ingin melanjutkan kuliah keluar negeri dengan menggunakan beasiswa. berikut adalah beasiswa akbar atau beasiswa paling bergengsi di seluruh dunia yang sangat dicari oleh berbagai kalangan pelajar di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Berikut akan kami ulaskan sedetail mungkin mengenai beasiswa-beasiswa luar negeri bergengsi yang sangat rekomended untuk kamu apply. Berikut info Beasiswa Luar Negeri Paling Dicari Untuk Kuliah S1, S2 dan S3 Setiap Tahun selengkapnya


1. Beasiswa Fullbright 

Beasiswa Fullbright merupakan beasiswa yang papling di cari oleh pelajar di seluruh dunia, Beasiswa Fulbright adalah beasiswa bersifat merit-based yang disponsori oleh US Department of State, atau kementerian luar negeri dari negara Amerika Serikat. Di Indonesia, program ini dijalankan oleh AMINEF (American Indonesian Exchange Foundation). Program ini bertujuan untuk meningkatkan Mutual Understanding antara Amerika dengan negara lain di dunia. Program ini bukan hanya untuk negara Indonesia saja, tetapi juga untuk banyak negara lain, dan sudah berlangsung sejak lama yang menjadikan program beasiswa ini sangat prestisius terutama di kalangan orang Amerika Serikat. Hampir semua orang Amerika Serikat tahu bahwa beasiswa Fulbright adalah beasiswa yang sangat kompetitif. 

Setelah lulus, penerima beasiswa ini sangat disarankan selama 2 tahun untuk kembali ke negara asal. Tetapi, bagi kalian yang mau lanjut langsung S3 nantinya setelah lulus S2, tidak harus kembali ke negara asal selama 2 tahun dulu. Kalian juga tidak boleh untuk apply visa kerja (visa kelas H untuk visa kerja, sementara visa student itu kelas F atau J) setelah lulus. Jadi, penerima beasiswa ini harus kembali ke negara asal terlebih dahulu kalau mau kerja setelah lulus. Beasiswa Pemerintah Amerika Serikat ini ditawarkan ke 155 negara dengan sekitar 7.500 beasiswa dialokasikan setiap tahunnya. Selain ditujukan bagi pelajar mancanegara, Fulbright juga disiapkan bagi warga AS. Setidaknya 294 ribu tercatat sebagai alumni penerima Fulbright.

Fasilitas yang diberikan
Beasiswa yang ditawarkan juga beraneka ragam, antara lain Fulbright-DIKTI Master’s Degree Program, Fulbright Presidential Scholarship, Fulbright-Freeport Master’s Degree Program, serta Fulbright Master of Science & Technology Initiative Degree Program. Biaya yang ditanggung adalah biaya kuliah, asuransi kesehatan, tiket pesawat, biaya hidup bulanan, dan tunjangan buku.



2. Beasiswa Chevening

Beasiswa Chevening atau The British Chevening Awards adalah suatu program beasiswa global dari pemerintah Inggris yang didanai oleh Foreign and Commonwealth Office (FCO) dan organisasi mitra. Program ini dibuat sebagai wujud penghargaan kepada yang memiliki jiwa kepemimpinan luar biasa dari seluruh dunia untuk belajar program pascasarjana di universitas-universitas terkemuka di Inggris. Beasiswa Chevening ini bukan hanya ditawarkan pemerintah Inggris untuk satu universitas saja tapi seluruh universitas di Inggris, oleh karena itu penting untuk mengetahui bagaimana syarat yang diajukan oleh setiap universitas. Setiap universitas pasti memiliki persyaratan yang tidak sama

Program Beasiswa Chevening mengambil nama sebuah bangunan bersejarah, Chevening House, yang dibangun pada abad 17 di Kent, Inggris bagian tenggara. Beasiswa Chevening sendiri telah diselenggarakan lebih dari 30 tahun, tepatnya pertama kali diberikan pada tahun 1983. Sampai saat ini terdapat lebih dari 50.000 alumni, beasiswa Chevening di seluruh dunia, dan di Indonesia sendiri terdapat lebih dari 1.500 alumni. Penerima beasiswa Chevening terdiri dari berbagai kalangan di berbagai bidang, mulai dari seniman, jurnalis, polisi, wirausahawan, sampai ke ilmuwan. Sekalipun begitu beragamnya latar berlakang akademis serta bidang kerja mereka, namun ada kesamaan karakter, yakni kepemimpinan (leadership) serta keberanian membuat perubahan (change maker).

Chevening scholarship memang ditujukan untuk calon mahasiswa S2. Namun untuk bisa mendaftar, kamu harus sudah memiliki pengalaman kerja minimal 2.800 jam atau selama 2 tahun. Pengalaman kerja ini bisa berupa kerja full time, part time, voluntary work, serta paid/unpaid internship. Chevening tidak mengharuskan bukti konkret untuk pengalaman kerja kamu. Dan alasan kenapa seorang kandidat harus memiliki pengalaman kerja adalah agar kandidat dapat lebih fokus kepada tujuan mereka melanjutkan studi. Beasiswa ini ditawarkan pemerintah Inggris untuk 116 negara dengan rata-rata kuota sekitar 700 beasiswa per tahun. Seleksinya sangat ketat karena hanya mencari calon mahasiswa berbakat yang memiliki potensi kepemimpinan dan komitmen tinggi untuk berkontribusi bagi negara asal dan Inggris. 

Fasilitas yang diberikan
Selain manfaat secara finansial, dimana Chevening menanggung semua biaya perkuliahan, tiket penerbangan, memberikan tunjangan biaya hidup serta tunjangan lainnya, Chevening juga memberikan manfaat lain berupa keterlibatan dalam kegiatan-kegiatan akademis maupun non akademis, kesempatan untuk mengenal budaya Inggris, serta ikut bergabung dalam jaringan global para alumni Chevening.



3. Beasiswa Erasmus +

Secara sederhana, Erasmus+ adalah sebuah program full scholarship yang diberikan oleh pemerintah Uni Eropa untuk mahasiswa internasional yang ingin melanjutkan pendidikan ke tingkat master maupun doktoral. Studinya sendiri dilaksanakan di Eropa, sekurang-kurangnya di dua lembaga pendidikan yang menjadi bagian dari konsorsium tersebut dan terletak di negara Eropa yang berbeda. 

Mengingat yang bisa mengikuti beasiswa Erasmus Mundus hanyalah warga negara di luar negara Uni Eropa, maka yang bisa mengikuti adalah warga negara selain dari negara berikut ini: 27 negara anggota Uni Eropa, yaitu Republik Ceko, Belgia, Bulgaria, Denmark, Estonia, Jerman, Irlandia, Spanyol, Yunani, Italia, Perancis, latvia, siprus, Hungaria, Luksemburg, Lithuania, Belanda, Polandia, Malta, Austria, Portugal, Rumania, Slowakia, Slovenia, Swedia, finlandia, dan Kerajaan Inggris. Negara-negara EEA-EFTA, yaitu Norwegia, Islandia, dan Liechtenstein. Turki, negara-negara Balkan baratt, yaitu Albania, Kroasia, Bosnia-Herzegovina, Kosovo berdasarkan Resolusi DK PBB 1244/99, Republik Makedonia bekas Yugoslavia, Serbia dan Montenegro. Selain itu juga negara Swiss.

Nah, jika kamu tertarik untuk mendaftar beasiswa Erasmus Mundus, bisa disampaikan langsung ke Konsorsium Magister Erasmus Mundus yang menawarkan program tertentu yang kamu minati. Untuk persyaratan khusus dan kriteria diterimanya ditentukan masing-masing Konsorsium. Masing-masing Konsorsium memiliki persyaratan dan kriteria sendiri-sendiri. Hampir setiap tahun program beasiswa ini dibuka. Sehingga bagi yang tertarik bisa selalu update berita terbaru. Batas akhir pengajuan beasiswa ditentukan juga oleh Konsorsium, bisa pada awal Desember hingga pada akhir Januari. Untuk pendidikannya biasanya dimulai pada kisaran bulan Agustus dan November. Perlu diketahui, Beasiswa ini tidak berlaku untuk program magister lain. Dengan kata lain, tidak berlaku jika mahasiswa ataupun akademisi yang sudah diterima pada program magister lain di Eropa. Namun tidak semua mahasiswa yang diterima program Magister Erasmus Mundus akan menerima beasiswa. Hal ini masih ditentukan oleh konsorsium.

Fasilitas yang diberikan
Semula beasiswa ini bernama Erasmus Mundus. Pendanaannya cukup besar karena melibatkan konsorsium sejumlah negara Eropa. Para penerima beasiswa memperoleh biaya kuliah, biaya hidup, asuransi, tiket pesawat, dan biaya perjalanan antar-kota dalam setahun masa studi. Program beasiswa ini dirancang untuk mengenalkan negara-negara di Eropa. Penerimanya diprioritaskan dari negara berkembang, seperti Indonesia.


4. Beasiswa DAAD

Jika ingin mengikuti jejak presiden ketiga RI, B.J. Habibie, yang mengenyam ilmu hingga ke Jerman, beasiswa ini paling pas. Mengenai beasiswa yang diberikan oleh DAAD pada program beasiswa Development-Related Postgraduate Courses (EPOS).Penerimanya diprioritaskan profesional muda yang berasal dari negara berkembang di kawasan Afrika, Amerika Selatan, Eropa Timur, dan Asia. Setiap tahun, sekitar 70 ribu beasiswa diberikan

Program beasiswa Development-Related Postgraduate Courses (EPOS) ini menawarkan kesempatan bagi kamu lulusan S1 yang telah memiliki pengalaman kerja profesional selama dua tahun untuk mengembangkan dirimu dengan studi S2 di salah satu universitas terpandang di Jerman selama 12-36 bulan tergantung dari jurusan yang kamu pilih. Untuk saat ini bidang-bidang yang difokuskan oleh beasiswa ini antara lain adalah:
  • Economic Sciences/Business
  • Administration/Political Economics
  • Development Cooperation
  • Engineering and Related Sciences
  • Mathematics
  • Regional and Urban Planning
  • Agricultural and Forest Sciences
  • Natural and Environmental Sciences
  • Medicine and Public Health
  • Social Sciences, Education and Law
  • Media Studies
Hal lain yang juga harus kamu persiapkan untuk mendaftarkan diri pada beasiswa ini adalah bukti pengalaman kerjamu yang harus kamu lampirkan dalam bentuk sertifikat yang menandakan bahwa kamu telah bekerja di posisi tertentu dalam jangka waktu tertentu, surat referensi dari atasanmu yang idealnya menjamin bahwa kamu akan dipekerjakan kembali setelah usai menamatkan studi S2 di Jerman nanti. Kemudian, kamu juga harus menyiapkan motivation letter yang menjelaskan mengapa kamu tertarik melanjutkan studi S2 di jurusan yang kamu mau dan apa kaitannya dengan pekerjaan yang kamu lakukan saat ini.

Fasilitas yang diberikan
  • Bebas biaya pendidikan (biaya perkuliahan)
  • Tunjangan per bulan senilai 850 Euro
  • Asuransi kesehatan
  • Tunjangan perjalanan
  • Subsidi studi dan riset
  • Subsidi biaya sewa tempat tinggal
  • Tunjangan keluarga (istri dan anak) apabila dibutuhkan
  • Gratis kursus bahasa Jerman selama 6 bulan pada institusi yang telah ditentukan



5. Beasiswa Australia Awards

Australia Awards Scholarship hadir dan siap memberi beasiswa penuh untuk kalian yang ingin melanjutkan kuliah ke jenjang S2 dan S3. Beasiswa ini merupakan beasiswa rutin yang diberikan oleh Pemerintah Australia untuk para pelajar internasional guna meningkatkan pengetahuan, hubungan pendidikan, serta hubungan jangka panjang yang positif antara Australia dengan negara-negara lain termasuk Indonesia. 

Karena merupakan program pemerintah beasiswa Australia Awards ini dapat digunakan untuk berkuliah di berbagai perguruan tinggi di Australia, seperti: Monash University, Deakin University, La Trobe University, Victoria University, dan sebagainya Dulu beasiswa ini dikenal sebagai Australian Development Scholarship sebelum menjadi Australia Awards Scholarship. Beasiswa ini benar-benar ditujukan bagi negara berkembang seperti Indonesia. Beasiswa yang dikelola oleh lembaga AusAID ini sudah ada sejak 1950 

Fasilitas yang diberikan
Beasiswa yang disediakan mencakup biaya kuliah penuh, biaya hidup, tiket perjalanan pp ke Australia, asuransi kesehatan, pelatihan di Indonesia sebelum keberangkatan plus uang saku, serta program pengenalan akademik Australia. Selain itu disediakan pula dana penunjang saat kedatangan, biaya pemeriksaan kesehatan dan rontgen untuk pengajuan visa, dukungan penunjang akademik, visa pelajar, serta tunjangan kerja lapangan jika program master yang diambil mewajibkan kerja lapangan tersebut. 



6. Beasiswa YTB Turki

Beasiswa YTB termasuk salah satu beasiswa yang paling populer di kalangan pelajar dan mahasiswa di indonesia, karena beasiswa ini diberikan untuk jenjang S1-S3 secara fully funded dengan persyaratan yang tergolong sangat mudah. Dengan adanya kata mudah di sini saya ingin mengatakan bahwa apapun persyaratannya seharusnya kita menganggap mudah dan bukan berarti seadanya tapi justru harus memaksimalkan diri untuk melakukan yang terbaik. Karena nantinya proseslah yang menjadi tolah ukur seberapa besar peluangnya mendapatkan beasiswa ini. Beasiswa YTB adalah beasiswa untuk jenjang S1 S2 atau S3 dari pemerintah Turki. Beasiswa ini dibuka setiap bulan Januari. Peminat beasiswa ini dari Indonesia cukup besar dan mungki kamu adalah salah satu pejuang beasiswa YTB ini. 

Kuota setiap tahun beasiswa YTB bisa dibilang mengalami peningkatan. Pada tahun 2018, jumlah total awardee YTB dari Indonesia berkisar 130an orang. Bandingkan dengan tahun 2013 yang hanya 50 orang. Namun demikian, jumlah pejuang beasiswa YTB juga tidak sedikit. Sekitar 6000an berkas diterima pada saat pendaftaran online. Dari jumlah tersebut, sekitar 200 orang dipanggil wawancara. 

Fasilitas yang diberikan
Jika lolos, kuliahmu akan dibiayai penuh. Enaknya lagi, dana sudah mencakup akomodasi asrama serta tiket pesawat pulang-pergi. Selain itu, para penerima beasiswa juga akan mendapatkan kursus bahasa Turki gratis selama satu tahun. Mahasiswa juga akan mendapatkan uang saku untuk kebutuhan bulanan, yakni sebesar 600 TL (Rp 1,270,433) untuk jenjang S1, 850 TL (Rp 1,799,780) untuk jenjang S2, dan 1200 TL (Rp 2,540,866) untuk jenjang S3.



7. Global Korea Scholarship (GKS)

Global Korea Scholarship (GKS) adalah beasiswa dari pemerintah Korea Selatan yang dahulu bernama Korea Government Scholarship Program (KGSP). Beasiswa ini bisa untuk jenjang S1 maupun jenjang S2, tapi kali ini kita akan bahas yang S1 saja, yang S2 belum dibuka pendaftarannya. Ada dua jalur pendaftaran GKS yaitu jalur universitas serta jalur kedutaan. Indonesia tahun ini untuk undergaruate program jalur kedutaan mendapat kuota yang cukup besar, sebanyak 5 orang, Ketentuan nilainya sendiri yaitu untuk undergraduate program rata-rata keseluruhan nilai dari semester awal hingga akhir minimal 80 atau masuk ke dalam ranking 20 persen dalam satu kelas. Sedangkan untuk graduate program, minimal 2,64 dari skala 4,0. Namun, alangkah lebih baiknya jika rata-rata IPK kamu 3,0 atau lebih.

Beasiswa ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa internasional untuk melanjutkan studi di Korea Selatan. Beasiswa ini juga bertujuan agar terjadi pertukaran ilmu pengetahuan dan juga untuk dan mempererat persahabatan antara Korea dan negara-negara mitra. Beasiswa ini tergolong full dan akan diberikan sesuai kuota per tahun. Kamu juga tidak perlu khawatir kekurangan atau kelebihan dana untuk pembayaran UKT karena pihak donatur akan langsung mentransfer ke rekening kampus tujuan. 

Fasilitas yang diberikan
Pemerintah Korea memastikan mahasiswa internasional dapat kuliah secara aman dengan penawaran yang diberikan. Tunjangan per bulannya banyak sekali, mencakup:
  • Uang saku hidup bulanan sebesar 900 ribu won (Rp 10.925.506)
  • Tunjangan kedatangan 200 ribu won (Rp 2.427.890)
  • Tunjangan pemulangan 100 ribu won (Rp 1.213.945)
  • Biaya kursus bahasa Korea, asuransi kesehatan, tiket pesawat ke Korea dan kepulangan setelah menyelesaikan studi
  • Tunjangan tambahan 100 ribu won (Rp 1.213.945) jika memiliki skor TOPIK level 5 atau 6 setelah terdaftar di kampus di Korea Selatan.

8. Brunei Darussalam Government Scholarship (BDGS) 

Beasiswa Pemerintah Brunei Darussalam atau BRUNEI DARUSSALAM GOVERNMENT SCHOLARSHIP (BDGS) kembali dibuka bagi pelajar internasional (termasuk dari Indonesia) untuk melanjutkan kuliah Diploma, S1, dan S2 pada universitas yang ada di Brunei Darussalam. Beasiswa yang diberikan bersifat beasiswa penuh. Programnya dinamai Brunei Darussalam Government Scholarships to Foreign Students. Beasiswa ini disediakan melalui Kementerian Luar Negeri dan Perdagangan, Brunei Darussalam. Ada empat universitas terbaik di Brunei yang menjadi tujuan studi, yakni Universiti Brunei Darussalam (UBD), Universiti Islam Sultan Sharif Ali (UNISSA), Universiti Teknologi Brunei (UTB), dan Politeknik Brunei (PB). 

Setelah menyelesaikan kuliah juga akan diberikan tunjangan bagasi maksimum BND 250 untuk negara di wilayah ASEAN. Kemudian diberikan juga jaminan asuransi selama durasi beasiswa. Serta akomodasi tempat tinggal di universitas atau politeknik yang dituju. Apa saja program yang tersedia? Banyak sekali pilihan. Secara umum misalnya seni, sains, bisnis, teknik, ekonomi, bahasa Inggris, bahasa Arab, sejarah, geografi, ilmu lingkungan, manajemen, sosiologi, ilmu komputer, matematika, biologi, kimia, keperawatan, kebidanan, kesehatan masyarakat, pendidikan, sosiologi, ilmu-ilmu keislaman, dan banyak lagi.

Fasilitas yang diberikan
  • Dana bulanan yang akan diberikan sebesar BND$500.00 (Rp 5.272.324)
  • Mendapatkan 1 tiket pesawat kelas Ekonomi di awal dan akhir perkuliahan
  • Uang saku untuk makan senilai BND$150.00 (Rp 1.581.697) per bulan.
  • Uang buku senilai BND$600.00 (Rp 6.326.789) per tahun.
  • Akomodasi/tempat tinggal di asrama kampus.
  • Bagasi bagi penerima beasiswa yang telah menyelesaikan kuliah, maksimum senilai BND$250.00 (Rp 2.500.000) untuk wilayah ASEAN.
  • Asuransi selama masa kontrak beasiswa.


9. Malaysian International Scholarship (MIS)

Program beasiswa luar negeri satu ini sudah tak asing lagi di kalangan pemburu beasiswa mancanegara. Malaysian International Scholarship (MIS). Skema beasiswa kuliah yang disediakan langsung oleh Pemerintah Malaysia bagi mahasiswa internasional yang ingin melanjutkan studi pascasarjana (S2 dan S3) di universitas-universitas Malaysia. Beasiswa Pemerintah Malaysia atau MIS hampir sama dengan tahun sebelumnya. Sasaran beasiswa MIS adalah kandidat-kandidat berprestasi dan berbakat yang tidak saja memiliki catatan prestasi akademik, tapi juga latarbelakang keterampilan. Beasiswa MIS Pemerintah Malaysia terbuka hanya untuk 12 negara, di antaranya negara ASEAN, Maroko, dan Palestina. Objek Studi yang ditawarkan
  • Sains dan Teknik
  • Bioteknologi
  • Pertanian dan perikanan
  • Biosekuriti dan keamanan pangan
  • Keuangan dan ekonomi Islam
  • Infrastruktur
  • Komunikasi dan Informasi
  • Lingkungan
  • Ilmu kesehatan, kecuali Kedokteran gigi, Keperawatan, obat-obatan dan farmasi klinis.
Fasilitas yang diberikan
  • Tiket Pulang pergi dari Malaysia ke negara asal
  • Biaya kuliah di masing-masing universitas
  • Tunjangan bulanan
  • Asuransi kesehatan
  • Tunjangan tahunan untuk buku dan perjalanan domestik
  • Tunjangan tugas akhir
  • Penilaian tunjangan beasiswa

10. Russian Government Scholarship

Russian Government Scholarship adalah beasiswa yang disediakan oleh Kementrian Pendidikan dan Sains Federasi Rusia untuk siswa international. Beasiswa ini siap menanggung semua biaya yang diperlukan selama kuliah alias fully funded. Russian Government Scholarship ini dibuka sepanjang tahun. Tapi sebelum kuliah, awardee Russian Government Scholarships akan mengikuti program pengayaan bahasa Rusia selama satu tahun terlebih dahulu. Enaknya lagi Pemerintah federasi Rusia memperbolehkan para penerima beasiswa untuk mencari sponsor (biaya tambahan) untuk meng cover biaya lainnya, baik berasal dari instansi maupun perseorangan. 

Luas negara ini memang tergolong sangat luas, bagian negaranya yaitu Siberia memegang 75% luas wilayah. Sistem pendidikan di Rusia dikenal berkualitas dan ada beberapa bagiannya yang mirip dengan sistem pendidikan Indonesia. Banyak hal yang menarik disana baik itu alam, budaya, bahasa, maupun pendidikannya. Sebagai salah satu negara terbesar di dunia, Rusia memiliki ratusan kampus yang tersebar disana. Sebut saja Lomonosov Moscow State University dan Saint-Petersburg State University, yang merupakan satu dua dari banyaknya universitas di Rusia yang masuk dalam daftar universitas terbaik dunia.

Fasilitas yang diberikan
Biaya pendidikan saja. Sedangakn biaya lain seperti persiapan dokumen, penerjemahan dan pengesahan dokumen, visa, transportasi, persiapan keperluan pribadi, asuransi mahasiswa, asrama universitas, dan pengeluaran sehari-hari tidak ditanggung



11. Beasiswa Eiffel

Program Beasiswa Eiffel adalah sebuah wadah yang dikembangkan oleh Kementerian Eropa dan Luar Negeri untuk memberikan akses kepada lembaga pendidikan tinggi Prancis dengan tujuan menghimpun mahasiswa asing terbaik pada jenjang program master dan PhD. Program Beasiswa Eiffel adalah media yang dikembangkan oleh Kementerian Luar Negeri Prancis untuk memungkinkan lembaga pendidikan tinggi Prancis menarik mahasiswa asing terbaik ke program magister dan doktor.

Program ini membantu untuk melatih para perintis masa depan, dari sektor swasta dan publik, dalam bidang studi prioritas, dan untuk menstimulasi calon mahasiswa dari negara-negara berkembang berusia maksimal 30 tahun untuk jenjang master dan berusia hingga 35 tahun untuk jenjang doktor bagi calon mahasiswa dari negara-negara berkembang dan negara industri.

Kuliah ini khusus untuk pelamar yang hendak meneruskan pendidikan ke jenjang S2 dan S3 di Prancis dengan cakupan ilmu teknik, ekonomi dan manajemen, serta hukum dan ilmu politik. Peraih beasiswa master akan memperoleh tunjangan bulanan sebesar 1.181 euro (Rp 16,8 juta), tiket pesawat, asuransi kesehatan, jaminan sosial, tunjangan perumahan, dan tunjangan untuk mengikuti kegiatan kebudayaan. Peraih beasiswa PhD akan mendapat tunjangan bulanan sebesar 1.400 euro dan tunjangan lainnya yang didapat peraih beasiswa master. Sementara itu, biaya pendidikan diberikan sebesar 10 ribu euro selama masa studi. Karena saingannya sedunia, makanya cara ngedapetinnya pun susah banget. Total cuma 400 tiap tahun dari seluruh dunia yang keterima. Bidang studi yang ditawarkan dalam Beasiswa Eiffel adalah sebagai berikut:
  • Hukum
  • Ekonomi dan Manajemen
  • Teknik (tingkat S2) / Sains dalam lingkup lebih luas (tingkat PhD). Ilmu teknik seperti Mathematics, Physics, Chemistry, the Life Sciences, Nano-and Biotechnology, Earth Sciences, Space Sciences, Environmental Sciences, serta Information and Communication Sciences and Technologies
  • Ilmu Politik
Fasilitas yang diberikan
  • Para penerima beasiswa dari Pemerintah Perancis yang mendaftar di universitas negeri di Perancis akan dibebaskan biaya perkuliahan. 
  • Tunjangan bulanan sejumlah 1.181 euro (sekitar Rp 18,3 juta) untuk penerima beasiswa master dan 1.400 euro (sekitar Rp 14,7 juta) untuk penerima beasiswa PhD. 
  • Tiket pesawat pergi pulang Indonesia dan Perancis (termasuk tiket kereta api dari/ke lokasi kampus pada awal dan akhir beasiswa). 
  • Penggantian biaya transportasi lokal 
  • Asuransi kesehatan 
  • Bantuan tempat tinggal



12. Beasiswa Studeren in Nederland (StuNed)

Beasiswa itu merupakan bagian dari kesepakatan bilateral Pemerintah Belanda dan Indonesia untuk peningkatan kompetensi sumber daya manusia. Belanda merupakan salah satu negara yang paling diminati pelajar Indonesia untuk menuntut ilmu. Selain kultur Indonesia juga cukup familiar, "urusan perut" pun tak terlalu jadi tantangan, karena banyak restoran setempat menyajikan kuliner Nusantara. Belanda memang punya beragam program studi berbahasa Inggris. Setiap tahun, rata-rata 1.500 mahasiswa Indonesia berangkat ke sana. Terlebih lagi, Pemerintah Belanda juga menyediakan beragam beasiswa. Beasiswa StuNed diberikan dalam beragam program di antaranya: Master (1-2 tahun), Short Course (2-12 minggu) dan Tailor Made Training (2-3 minggu). Dalam beasiswa ini, para peserta terpilih akan melanjutkan kuliah S2 di Institut Pendidikan Tinggi di Belanda dengan durasi antara 12 s/d 24 bulan dan akan mendapatkan gelar Master yang diakreditasi oleh NVAO (Nederlands – Vlaamse Accreditatie Organisatie)

Fasilitas yang diberikan
  • Uang perkuliahan senilai maksimum EUR 20.000 (± Rp 303juta) per tahun.
  • Biaya hidup (tunjangan bulanan).
  • Biaya perjalanan internasional dan lokal.
  • Biaya lain yang dibutuhkan untuk mendukung studi.



13. Beasiswa Monbukagakusho atau MEXT

Menurut Student Guide to Japan dari JASSO, tiap tahunnya terdapat penambahan mahasiswa internasional yang melanjutkan pendidikan di Jepang. Tahun 2016, jumlah mahasiswa asing di Jepang adalah 239.287 sedangkan tahun 2017 meningkat menjadi 267.042. Dari jumlah mahasiswa asing tersebut, beberapa diantaranya adalah mahasiswa yang mendapatkan beasiswa Monbukagakusho atau MEXT.

Beasiswa Monbukagakusho menjadi salah satu beasiswa favorit bagi pencari beasiswa ke Jepang. Pasalnya, beasiswa ini berasal dari pemerintahan Jepang secara langsung dengan banyak pilihan programnya. Program beasiswa ini berasal dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Olahraga, dan IPTEK di Jepang. Fasilitas dan jumlah beasiswa yang diberikan juga tidak main-main. Namun, sesuai dengan apa yang akan kamu dapatkan, persaingan beasiswa ini sangat berat!

Beasiswa pemerintah Jepang atau Monbukagakushomerupakan beasiswa di Jepang yang ditujukan untuk lulusan SMA Sederajat. Sebelum memulai kuliah di perguruan tinggi, penerima beasiswa Monbukagakusho harus menguasai beberapa bidang studi. Untuk jurusan IPS, harus menguasai Bahasa Jepang, Matematika, Bahasa Inggris, dan ilmu sosial. Khusus untuk jurusan IPA, siswa penerima beasiswa harus menguasai Bahasa Jepang, Matematika, Bahasa Inggris, Biologi, Kimia, dan Fisika.

Dalam program beasiswa ini, penerima beasiswa mempunyai total masa belajar selama 5 tahun. Untuk program selain Research Student, 1 tahun pertama digunakan untuk sekolah persiapan dan 4 tahun selanjutnya digunakan untuk menempuh sarjana. Namun, khusus untuk jurusan Kedokteran, penerima beasiswa Monbukagakusho mempunyai total masa belajar selama 7 tahun. Peraih beasiswa ini berhak mendapatkan biaya kuliah, tiket pesawat, biaya masuk universitas, dan uang saku bulanan.

Fasilitas yang diberikan
Tanggungan penuh biaya perkuliahan (termasuk biaya sekolah persiapan)
Tunjangan hidup kurang lebih ¥117.000 tiap bulan
Tiket pesawat PP Indonesia – Jepang
Bebas biaya pengurusan visa pelajar
Beasiswa tidak bersifat ikatan dinas
Gratis biaya pendaftaran dan biaya seleksi



Semoga info ini dapat bermanfaat untuk kamu atau sohibmu yang sedang membutuhkan info beasiswa dan kuliah, Jangan lupa follow sosmed kami dan join grub telegram untuk info rutin seputar kuliah dan beasiswa. Gratis...


Source
we-xpats.com/
kompas.com/
sahabatbeasiswa.com/
sosiologis.com/
indonesie.campusfrance.org/
ehef.id/
campuspedia.id/
idntimes.com/
beasiswapascasarjana.com/

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Horizontal

Iklan link Modifikasi

Iklan dalam artikel fix

Iklan Bawah