--> Perbedaan Kuliah Di Universitas Negeri (PTN), Universitas Swasta (PTS), dan Kedinasan (PTK) - Brainesia
Perbedaan Kuliah Di Universitas Negeri (PTN), Universitas Swasta (PTS), dan Kedinasan (PTK)
close

Perbedaan Kuliah Di Universitas Negeri (PTN), Universitas Swasta (PTS), dan Kedinasan (PTK)

Brainesia.com Musim penerimaan mahasiswa baru sudah dimulai. Para lulusan SMA berbondong bondong mencari kampus/perguruan tinggi sesuai keinginan. Namun diantara mereka tentu banyak yang sering bertanya tanya “yang mana sih lebih bagus antara kuliah di kampus umum dengan kuliah di perguruan tinggi kedinasan”, "apa perbedaan kuliah di negeri dan swasta", "perbedaan kuliah di PTN dan PTS", dan masih bayak lagi pertanyaan seputar kuliah. Pertanyaan itu akan terjawab jika kamu membaca artikel ini sampai habis. Tapi bagaimana dengan kamu yang hanya ingin kuliah di  PTKIN dan yang lainnya? silahkan req di kolom komentar di bawah apa saja yang ingin di bahaskan tentang PTKIN dan yang lainnya


Selain itu, apakah perguruan tinggi tersebut diselenggarakan/diadakan oleh pemerintah ataukah oleh pihak swasta (non-pemerintah). Baik PTN maupun PTK keduanya diselenggarakan oleh pemerintah, namun keduanya berbeda. PTN biasanya gak punya afiliasi atau bukan diusulkan oleh sebuah lembaga yang spesifik. Beberapa contoh PTN yang paling banyak dikenal yaitu ITB, UI, UGM, IPB, Unpad, Unhas, Unand, dan sebagainya. Sementara itu, PTK atau Sekolah Kedinasan biasanya diselenggarakan oleh kementerian atau lembaga pemerintah tertentu. Misalnya yang paling terkenal adalah STAN atau Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (sekarang disebut Politeknik Keuangan Negara STAN). STAN ini di bawah Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan, Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Eitsss, gak cuma STAN, banyak juga PTK lain yang banyak diminati, misal STIS, STSN, IPDN dan sebagainya. Gimana dengan PTS? kebalikan dari PTN dan PTK, PTS diselenggarakan oleh sebuah lembaga atau pihak swasta. Beberapa contoh PTS yang terkenal yaitu, Binus, Gunadarma, Trisakti, Mercu Buana dan sebagainya. Nah, karena yang nyelenggarainnya beda-beda, semuanya bisa berpengaruh kepada berbagai hal.



1. Jalur Masuk

Untuk PTN dan PTS Pada umumnya jalur penerimaan mahasiswa baru bagi universitas umum adalah melalui jalur SPMB atau UMPTN yang diadakan secara serentak secara nasional. namun sebagian kampus juga menggunakan jalur penerimaan dengan sistem ujian mandiri atau UM. Bahkan sebagian kampus lebih memprioritaskan penerimaan mahasiswa baru melalui sistem UM. sedangkan untuk PTK Sistem penerimaan mahasiswa baru biasanya dilakukan secara sendiri sendiri atau USM berdasarkan kalender akademik kampus masing masing. Kadang ada yang masa penerimaan mahasiswa baru lebih cepat dari PT umum tetapi ada juga yang lebih lambat. Bahkan tes penerimaan diadakan setelah kampus lain sudah memasuki masa perkuliahan. Tingkat kelulusan di PTK relatif kecil, karena jumlah pendaftar tergolong cukup banyak. Akan tetapi di tahun-tahun belakangan ini hampir sama persaingannya dengan pendaftar PTN, bahkan salah satu PTK seperti STAN hanya menerima sekitar 2-3 persen dari jumlah pendaftar


2. Biaya Kuliah

Untuk masuk kuliah di universtas umum, biayanya relatif, tergantung masing masing kampus. Kadang ada yang murah tetapi ada juga yang biayanya sangat mahal. Bahkan tidak terjangkau bagi sebagian orang/ calon mahasiswa. Tentunya biaya yang paling mendasar adalah biaya uang masuk, SPP yang dibayar setiap semester, plus biaya lain lain berupa uang pembangunan dan biaya ekstra lainnya selama masa perkuliahan. Sedangkandi PTK, Hampir bahkan semua PTK tidak membebankan biaya kepada mahasiswa, malah mahasiswa lah yang mendapatkan uang saku selama pendidikan. namun biaya lain masih menjadi tanggungan mahasiswa, utamanya biaya hidup seperti makan, biaya kos/kontrakan dan lain lain. Namun sebagian besar PTK sudah menyediakan asrama bagi mahasiswanya.

 

3. Sistem Pendidikan

Sistem pendidikan yang digunakan umumnya sistem pendidikan yang berorietasi pada pengembangan bidang ilmu tertentu. Artinya murni pada pengembangan mata kuliah yang dipilih. Sehingga pendidikan bersifat teoritis. sedangkan Mengutamakan Sistem pendidikan yang mengarah pada pembekalan kemampuan teknis, artinya mahasiswa diberikan pendidikan yang lebih fokus pada penerapan ilmu di dunia kerja (instansi pemerintahan). Jadi kalau bagi calon mahasiswa yang ingin mengembangkan bidang ilmu sampai ke jenjang yang lebih tinggi, mungkin akan lebih baik jika memilih universitas umum. Sebab kalau di kuliah di PTK. ada ketentuan yang mewajibkan lulusan bekerja/mengabdi selama beberapa tahun yang disebut masa ikatan dinas jadi selama waktu tersebut alumni tersebut tidak diberiizin melanjutkan kuliah.Selain itu, untuk melanjutkan kuliah harus memperoleh izin dari atasan maupun dari tingkat departemen/kementerian yang bersangkutan. 


4. Bidang Studi atau Jurusan

Hal ini perlu kamu perhatiin banget. Soalnya, tiap Kampus atau Universitas punya jurusan atau program studi unggulannya masing-masing. Misalnya, kalau kamu mau ambil jurusan IT yang oke, bisa ambil Binus atau Gunadarma. Kalau jurusan kedokterannya, yang terkenal adalah UI, UGM, Unpad. Kalau teknik? yang terkenal adalah jurusan teknik di ITB atau ITS. Meskipun demikian, bukan berarti jurusan A cuma bagus di kampus A juga. Bisa banget jurusan A di kampus B punya kualitas yang sama bagusnya dengan kampus A. Karena stigma orang-rag juga bikin branding tertentu di sebuah kampus. Nah, cara yang paling gampang adalah dengan cek akreditasinya di BAN PT.

Terus, gimana yang Kedinasan? uniknya, banyak jurusan yang gak ada di PTN dan PTS, tapi adanya di PTK atau Kedinasan. Misal, STSN (Sekolah Tinggi Sandi Negara) punya D-IV Manajemen Persandian dan program studi D-IV Teknik Persandian. Ada juga AKMIL (Akademi Militer) yang punya program D-IV Manajemen Pertahanan, D-IV Administrasi Pertahanan, dan sebagainya. Jadi, kamu harus tau betul pinginnya dan mampunya belajar apa. Baru deh kamu sortir perguruan tinggi apa aja yang punya program tersebut.


5. Lingkungan Kampus

Kalau yang satu ini kamu harus rajin tanya-tanya (boleh juga ke kami ya. hehe) dan “research” sendiri. Karena tiap Perguruan Tinggi meskipun sama-sama negeri atau sama-sama swasta, atau kedinasan sekalipun bisa beda-beda. Jadi bisa bakalan panjang dan rinci. Tapi, secara garis besar kami bisa “bocorin” kok. Kalau kamu suka lingkungan yang agak “santuy” (meskipun ga selalu santuy juga sih), banyak PTS dans sejumlah PTN yang punya lingkungan demikian. Bahkan, di satu PTN atau PTS, bisa beda-beda tiap fakultas atau jurusan. Misal, jurusan yang rumpun ilmu alam BIASANYA, agak lebih strict daripada yang ilmu sosial. Karena banyak berkutat di laboratorium atau parktikum. Kalau yang PTK atau kedinasan, biasanya punya lingkungan yang agak lebih formal atau kaku daripada PTN PTS. At least, dari pakaian keseharian, jam kuliah, peraturan, hingga gaya belajar mengajar. Tapi itu semua tergantung kamu, apakah bisa menyesuaikan diri atau enggak.


6. Kuota Beasiswa

Sebenarnya kalau membicarakan tentang beasiswa, itu semua tergantung mahasiswanya masing-masing, apakah dia aktif mencari atau tidak, akan tetapi beasiswa jaman sekarang banyak yang menggunakan sistem kampus mitra, maka dari itu selain dari kampus mitra atau di luar kampus yang bekerjasama dengan beasiswa tersebut, kamu tidak bisa mendaftar. Beasiswa. Untuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) lebih banyak terdapat beasiswa, namun dengan proses seleksi, Untuk Perguruan Tinggi Swasta  (PTS) ada beasiswa tapi tidak sebanyak PTN, dengan proses seleksi juga. Untuk Perguruan Tinggi Kedinasan (PTK), Pendidikan sudah gratis sehingga tidak banyak memerlukan beasiswa.


7. Fasilitas Yang Diberikan

Ada banyak orang yang lebih memilih untuk kuliah di PTS karena menginginkan sejumlah fasilitas yang sangat memadai dan bisa menunjang proses pendidikan yang sedang ditempuhnya. Dalam hal ini, jumlah biaya pendidikan yang dikenakan di PTS, biasanya akan berbanding lurus dengan berbagai fasilitas pendukung pendidikan yang mereka miliki.

Banyak PTS yang memiliki fasilitas yang lebih baik dari PTN, termasuk berbagai sarana pendukung lainnya di dalam pengembangan ilmu / jurusan tertentu yang menjadi keunggulan mereka. Beberapa PTS bahkan memiliki sejumlah prestasi yang membanggakan di dunia pendidikan, di mana mereka bisa melakukan dan menghasilkan berbagai penemuan yang bermanfaat bagi dunia pendidikan di Indonesia. Dalam hal seperti inilah sebuah PTS bisa saja lebih unggul jika dibandingkan dengan PTN, sebab bisa saja mereka konsentrasi pada sebuah pengembangan jurusan tertentu yang menjadi unggulan ataupun jurusan utama di dalam lingkup kampus tersebut.


8. Kualitas dan Akreditasi Kampus

Terlepas dari statusnya sebagai negeri, swasta atau kedinasan, lembaga pendidikan mengantongi golongan akreditasinya masing-masing. Pada tingkat perguruan tinggi, setiap jurusan atau prodi juga memiliki golongan akreditasi. Misalnya, sebuah PTS berakreditasi B tentu lebih layak kamu pilih dibanding PTN berakreditasi C – demikian pula halnya dengan jurusan atau prodi. Tapi perlu dicatat, semakin baik akreditasi suatu lembaga atau jurusan, semakin ketat pula persaingan masuknya – disinilah muncul keyakinan tentang kualitas PTN lebih baik dibanding PTS karena fasilitas pendidikan PTN terbatas pada pagu anggaran Kemenristekdikti, sedangkan PTS memiliki keleluasaan untuk menyediakan fasilitas sesuai dengan kebutuhan mahasiswa. Dengan kata lain, kamu harus bersaing melalui SNMPTN dan SBMPTN untuk masuk suatu jurusan berakreditas B di PTN karena batasan jumlah penerimaan mahasiswa  – pada PTS dengan akreditasi yang sama, penerimaan mahasiswa tidak dibatasi jumlahnya.

Kualitas pendidikan juga terkait dengan tenaga pengajar atau dosen. Apakah dosen-dosen PTN lebih berkualitas dibanding PTS? Sebenarnya tak sesederhana itu juga, tetapi penerimaan dan kualitas dosen di PTN memiliki standar yang lebih jelas dibanding PTS. Namun bagaimanapun juga, bila ingin mempertahankan eksistensinya, PTS harus memperhatikan kualitas tenaga pengajarnya, oleh karenanya kamu harus bisa memilih PTS dengan reputasi baik dan berkualitas. Selain itu akreditasi ini sering menjadi pertimbangan saat kamu mendaftar kerja nantinya. Akan tetapi kalau kedinasan tidak usah terlalu di pusingkan tentang akreditasi ini, karena setiap lulusannya sudah mendapat ikatan dinas oleh pemerintah

 

9. Durasi Kuliah dan Lulusannya

Lulusan Perguruan tinggi negeri maupun swasta memiliki kesempatan yang besar untuk lansung melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi (S2 – S3 ). Karena tidak ada ketentuan yang mewajibkan bekerja terlebih dahulu. Sedangkan untuk lulusan PTK sudah diberi jaminan pekerjaan yang pasti. Karena memang pada dasarnya tujuan dari pendidikan PTK adalah untuk memenuhi kebutuhan pegawai pada instansi pemerintah yang bersangkutan. Untuk durasi kuliah di PTN, PTS maupu kedinasan juga berbeda, Masa Kuliah 
PTN
  • D3= 3 tahun
  • S1 = 3,5-7 tahun
PTS
  • D3= 3 tahun
  • S1 = 3,5-7 tahun
PTK
  • D1 = 1 tahun
  • DIII = 3 tahun
  • DIV= 2-2,5 tahun


10. Peluang Kerja Setelah Lulus Kuliah

Bicara peluang kerja, di atas kertas, tiap Perguruan Tinggi punya peluang kerja yang beda-beda. Bahkan untuk tiap jurusan bakal beda meskipun di kampus yang sama. Baik PTN dan PTS atau Kedinasan kamu perlu cek betul track record alumni nya. Apakah mayoritas karirnya bagus atau biasa aja. Satu hal yang bikin sebuah Perguruan Tinggi beda dari yang lain adalah, faktor kerja sama dengan instansi tertentu. Untuk PTN dan PTS kamu tinggal liat aja apakah kampus tersebut punya koneksi yang banyak dan baik atau enggak. Untuk Sekolah Kedinasan atau PTK agak beda nih, soalnya kebanyakan PTK akan disalurkan atau dikirim ke instansi tertentu. Malah ada yang punya ikatan dinas, artinya kamu wajib kerja di instansi yang terkait dengan kampus kamu belajar. Misal kalau kamu masuk STAN mungkin banget kamu disalurkan langsung ke Kementerian Keuangan atau Perpajakan. Bahkan tanpa perlu apply atau kirim-kirim CV seperti kebanyak alumni PTN dan PTS. Intinya yang perlu kamu yakinin adalah itu semua tergantung usaha dan doa dari tiap individu. Kamu mau kuliah di manapun, akan bisa sukses kalau kerja keras dan selalu belajar. 


Semoga info ini dapat bermanfaat untuk kamu atau sohibmu yang sedang membutuhkan info beasiswa dan kuliah, Jangan lupa follow sosmed kami dan join grub telegram untuk info rutin seputar kuliah dan beasiswa. Gratis...

Instagram            : Brainesia_com
website                : www.brainesia.com
Grub Telegram    : t.me/brainesia


Source: 
kompasiana.com
tentangkampus.id
cermati.com

Baca Juga
SHARE
Brainesia
brainesia merupakan website belajar untuk adik-adik SMP sampai kuliah dan dapat di akses 24 jam
Subscribe to get free updates

Related Posts

Posting Komentar

Download Soal