-->
Agar lolos Psikotes dan Cara Cepat Mengerjakan Tes Psikotes Terbaru
close

Agar lolos Psikotes dan Cara Cepat Mengerjakan Tes Psikotes Terbaru

Apa itu Psikotes?
Psikotes merupakan salah satu tahap seleksi kerja yang sering diterapkan oleh banyak perusahaan baik perusahaan besar atau jenis perusahaan yang masih masuk golongan startup. Psikotes berfungsi untuk mengenal watak dari seseorang seperti attitude, personality, interest, dan juga intelijensinya.

Hasil dari psikotes berperan besar untuk menentukan apakah kamu cocok untuk diterima bekerja di perusahaan tersebut atau tidak. Tidak ada istilah salah atau benar dalam mengerjakan sebuah soal psikotes, yang ada hanya cocok atau tidaknya kamu untuk bekerja dengan perusahaan atau posisi/jabatan yang dimaksud.

Pada umumnya ada 7 jenis soal psikotes yang harus kamu kerjakan. Soal-soal ini membutuhkan konsentrasi yang baik dan setiap satu jenis soal psikotes masing-masingnya akan diberikan waktu untuk menyelesaikannya. Nah, biar persiapan lebih matang ketika kamu akan melamar kerja ini dia beberapa jenis soal psikotes untuk tes seleksi kerja yang harus kamu ketahui serta tips cara mengerjakannya:
Jenis Psikotes dan Contohnya
Biasanya terdapat sebanyak 7 jenis Psikotes yang di ajukan kepada para pelamar atau pendaftar. Untuk mengerjakannya pun membutuhkan tenaga dan konsentrasi yang ekstra sesehinga tidak akan sempat untuk mencontek kanan kiri depan belakang. baiklah langsung saja berikut jenis-jenisnya

1. Tes Psikotes untuk Kemampuan Verbal
Tes kemampuan verbal ini meliputi sinonim (persamaan kata), antonim (lawan kata), analogi dan kolerasi makna. Tes ini untuk mengetahui kemampuan kamu dalam menghadapi suatu kondisi. Selain itu juga berfungsi untuk penilaian seberapa jauh kamu menebak dan memahami sebab-akibat dari suatu permasalahan. Berikut contoh soal psikotes untuk kemampuan verbal:
INSOMNIA = …
    Cemas
    Sedih
    Tidak bisa tidur
    Kenyataanya
Jawabannya : Tidak bisa tidur

2. Tes Psikotes Wartegg
Test wartegg ini adalah hasil temuan dari Ehrig Wartegg seorang psikolog yang berasal dari Jerman. Tes ini untuk mengetahui karakter yang ada dalam diri anda. Seperti kemampuan menyelesaikan masalah, keuletan, cara beradaptasi,kemaun dan lain sebagainya. Biasanya contohnya soal Di dalam tes ini kamu akan diberikan kertas yang berisi 8 kotak yang memiliki pola berbeda-beda, mulai dari garis lengkung hingga sebuah titik. Tugas kamu adalah menggambar dari lanjutan pola-pola yang ada dalam soal sesuai dengan imajinasi dan kreativitas kamu.

3. Tes Psikotes Logika Aritmatika
Jika kamu melamar posisi yang melibatkan banyak kegiatan menghitung dengan rumus seperti data analyst, finance atau software engineer pasti akan dieprtemukan oleh soal psikotes logika artimatika. Pasalnya, dalam tes tersebut terdapat deretan angka yang harus dipahami polanya. Deretan angka tersebut bisa harus bisa kamu pecahkan lewat pembagian, perkalian, pengurangan, penjumlahan, pecahan angka, dan juga persentase. Daya fokus dan konstentrasi yang tinggi sangat diperlukan ketika melakukan jenis soal seperti ini.
Contoh soal:
1 24 20 16 12 = …
    6
    8
    4
    2
Jawaban : 8
Cara menjawab: kurangi setiap angka dengan 4, maka jawaban yang benar adalah 12-4 =8

4. Tes Psikotes Logika Deret Gambar (Penalaran)
Tes ini memiliki konsep yang dengan tes logika aritmatika. Adapun yang membedakan adalah penggunaan media gambarnya yang menggunakan 3 atau 2 dimensi. Kunci dalam mengerjakan tes ini adalah konsentrasi, perhatikan betul-betul polanya. Jangan lewatkan detail sekecil apa pun, seperti penempatan titik atau perputaran warna.

5. Tes Kraeplien/Pauli (Koran)
Tes psikotes pauli atau populer dengan tes koran merupakan tes perhitungan sederhana dan juga bisa dikatakan terlihat agak mudah. Contoh tes ini biasanya Tugas kamu dalam mengerjakan dan menjumlahkan deretan angka-angka dari mulai 0-9 yang tersusun dengan vertikal. Tetapi, jangan senang dulu karena angka-angka yang harus dijumlahkan ternyata cukup banyak. Mirip dengan lembaran koran yang dipenuhi deretan angka. Tes koran ini cukup melelahkan dan menguras konsentrasi karena banyaknya jumlah angka berderet yang harus dijumlahkan.

6. Tes Menggambar Orang atau Menggambar Pohon
Pada tes psikotes ini, penguji akan menyuruh kamu untuk menggambar pohon di kertas ukuran A4. Dalam tes ini adalah tidak diperkenankan untuk menggambar pohon kelapa atau tumbuhan yang berukuran kecil. Gambar pohon yang harus dibuat adalah pohon yang memiliki ranting. Sama halnya dengan menggambar manusia, pada tes ini bukan dinilai dari keindahannya melainkan penguji akan melihat karakter dan kepribadian kamu. Khusus untuk tes menggambar manusia, gambarlah manusia seproposional mungkin sebaik yang kamu bisa dengan anggota tubuh yang lengkap dan komposisi wajah yang seimbang.

7. Tes Psikotes Edwards Personal Preference Schedule (EPPS)
Diantara tes-tes psikotes yang ada, tes psikotes EPPS bisa dikatakan adalah tes yang paling mudah. Tujuan dari tes psikotes ini adalah untuk mengetahui kepribadian dan karakter kamu dengan detail. Walaupun tesnya mudah, jangan menjawab dengan asal. Karena yang dilihat dari tes ini adalah konsistensi kamu dalam menjawab soal. Berusahalah menjawab semua pertanyaan yang ada dalam soal tersebut, walaupun tidak sesuai dengan kepribadian. Karena akan ada banyak pertanyaan yang diulang-ulang, akan terdeteksi dengan mudah apakah kamu jujur atau tidak ketika menjawabnya. Tahap ini biasanya melihat kepribadian dan kesesuaian dengan pekerjaan. Makanya tes ini juga bisa digunakan sebagai acuan seperti apa suasana kerja nanti baik dari budaya dan sistem yang diterapkan di kantor tersebut.

Tips dan cara cepat mengerjakan soal psikotes
psikotes adalah salah satu fase yang harus dilewati para pelamar kerja untuk mendapatkan posisi yang diinginkannya. Fase ini membuat banyak orang merasa perlu mencari cara agar lulus psikotes dan mendapatkan posisi yang diinginkannya. Maka dari itu silahkan simak caranya sebagai berikut

1. Berhentilah "Berlatih" Mengerjakan Psikotes Kenapa? Sederhana.
Tidak ada gunanya. Psikotes memang mengukur perihal tertentu dari diri anda seperti ketahanan kerja, ketelitian, gaya bekerja, karakter, dan lain-lain. Tetapi, psikotes bukan persoalan "siapa yang mendapatkan nilai paling tinggi, maka dia yang akan diterima kerja". Psikotes bertujuan untuk mendapatkan gambaran menyeluruh tentang diri anda. Psikotes hanya satu dari tahap yang harus ditempuh oleh para pencari kerja. Dan psikolog dapat mengetahui apakah anda berbohong atau tidak. Pada umumnya, seleksi dilakukan tiga tahap. 

Tahapannya adalah seleksi berkas, psikotes, dan wawancara. Pada tahap seleksi berkas, perusahaan akan melihat kualifikasi formal anda untuk posisi yang dibutuhkan. Kualifikasi formal itu di antaranya adalah pendidikan dan keahlian khusus yang dibutuhkan. Apabila anda memenuhi kriteria untuk kualifikasi formal, anda akan melanjutkan ke proses psikotes. Tahap kedua adalah psikotes. Sudah dijelaskan di paragraf sebelumnya bahwa hal ini bertujuan mendapatkan gambaran menyeluruh dari diri anda. Perusahaan ingin melihat apakah kompetensi anda cocok dengan pekerjaan yang dibutuhkan. 

Hal ini penting bagi perusahaan, karena mereka ingin menempatkan orang dengan kemampuan yang tepat pada posisi yang dibutuhkannya. The right person on the job. Selain itu, psikolog dapat mengetahui apakah anda melakukan kebohongan atau tidak. Saat tes berlangsung, para pengawas paham siapa saja yang berusaha untuk nyontek. Mereka mencatat perilaku 'aneh' selama tes berlangsung dan menyerahkan hasil observasinya ke psikolog. Kemudian psikolog pun akan melakukan kroscek antara satu tes dan tes lainnya. Bila ditemukan keanehan, bisa jadi anda telah melakukan faking terhadap psikotes anda. Tahap terakhir adalah wawancara. Wawancara ini pun biasanya terbagi dari beberapa tahap. Mulai dari manajer sampai direktur. 

Pada tahap ini, mereka melakukan pendalaman lebih dalam mengenai diri anda melalui wawancara. Selain itu, tahap ini juga melakukan kroscek dari hasil psikotes anda. Pewawancara yang berpengalaman mengetahui apakah anda berbohong atau tidak. Percayalah, tidak selamanya anda dapat melakukan faking terhadap perilaku anda. Jadi, ketika melakukan psikotes apa yang harus anda persiapkan?

2. Persiapkan Diri Anda Sebelum Memulai Psikotes 
Persiapan seperti apa yang diperlukan untuk menghadapi psikotes? Mudah sekali. Usahakan anda dalam kondisi bugar dan mood yang bahagia. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa orang yang bahagia memiliki produktivitas yang lebih baik, dan lebih sukses. Perihal penelitian terkait kebahagiaan bisa lihat rangkumannya disini. Buatlah hal-hal yang menyenangkan sehari sebelum anda psikotes, dan usahakan untuk istirahat yang cukup

3. Berdoa 
Saya berasumsi bahwa anda memiliki keyakinan beragama. Dekatkan diri kepada Tuhan. Dalam agama saya, yaitu Islam, ada istilah "Kun Fayakun" yang apabila di-Indonesiakan berarti "Jadi, maka terjadilah". Hal ini menunjukkan bahwa bila Allah berkehendak, maka apapun akan terjadi. Sekarang, bila Allah SWT mengkehendaki kamu, hamba yang dicintainya, untuk lolos tes ini, manusia mau bilang apa? 

Tiga tips sederhana ini bisa mengantarkan anda untuk lolos seleksi. Memang proses seleksi itu tidak mudah, karena anda bersaing dengan ratusan ribu orang lain yang juga mau mencari pekerjaan. Berpikir positif saja apabila belum diterima. Siapa tahu pekerjaan itu tidak cocok untuk anda. Apabila anda bekerja di tempat yang tidak cocok, anda tidak akan bisa maksimal di sana. Untuk para praktisi psikologi, baik peneliti, dosen, psikolog, mahasiswa, dan lain-lain, ini adalah isu lama yang masih belum terselesaikan. Melihat perkembangan teknologi informasi, hal ini bisa makin menjadi-jadi. Kita perlu bersama-sama memikirkan jalan keluar dari permasalahan pelanggaran kode etik ini. Menuntut untuk meningkatkan kemampuan dalam asesmen hanyalah solusi sementara dari permasalahan ini. Kita perlu sebuah hukum yang legal untuk mengatur kebijakan penggunaan alat tes, sehingga tidak digunakan dan disebarkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

Source:    2   


Baca Juga
SHARE
Brainesia
brainesia merupakan website belajar untuk adik-adik SMP sampai kuliah dan dapat di akses 24 jam
Subscribe to get free updates

Related Posts

Posting Komentar

Download Soal