--> Informasi Pendaftaran Beasiswa Pendidikan Pascasarjana Luar Negeri (BPPLN) - Brainesia
Informasi Pendaftaran Beasiswa Pendidikan Pascasarjana Luar Negeri (BPPLN)
close

Informasi Pendaftaran Beasiswa Pendidikan Pascasarjana Luar Negeri (BPPLN)

Brainesia.com Mulai tahun 2019, Ditjen Sumber Daya Iptek dan Dikti membuka kembali Beasiswa Pendidikan Pascasarjana Luar Negeri (BPPLN). Dengan adanya beasiswa ini, Ditjen Sumber Daya Iptek dan Dikti dapat mempercepat peningkatan kualitas dosen dengan mendanai lebih banyak dosen yang akan melanjutkan studi jenjang S3. Pedoman Penyelenggaraan Beasiswa Pendidikan Pascasarjana Luar Negeri (BPPLN) Ditjen Sumber Daya Iptek dan Dikti Tahun 2019 ini dimaksudkan sebagai acuan baru bagi Pemimpin Perguruan Tinggi, Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LL DIKTI) Wilayah, dan para dosen yang akan melamar beasiswa BPPLN

Karakteristik beasiswa:
  1. Berasal dari dana APBN
  2. Diperuntukkan bagi Dosen tetap pada Perguruan Tinggi di lingkungan Kementerian Ristekdikti
  3. Tidak boleh digabung dengan beasiswa dari sumber lain (double funding), kecuali seijin dan sejalan dengan aturan Ditjen Sumber Daya Iptek dan Dikti
  4. Tidak untuk membiayai ujian masuk (entrance examination), dan/atau masa penyesuaian (research student stage)
  5. Besarannya disesuaikan dengan standar Ditjen Sumber Daya Iptek dan Dikti untuk masing-masing negara tujuan
  6. Tidak menyediakan komponen biaya untuk mengikuti konferensi/seminar internasional ke negara lain di luar negara tempat studi, dan tidak ada komponen biaya penelitian (research fee). 
  7. Apabila melakukan penelitian di Indonesia lebih dari 2 (dua) bulan, maka selama di Indonesia, besaran beasiswa akan disesuaikan dengan standar Beasiswa Pendidikan Pascasarjana Dalam Negeri (BPPDN), dan pendanaan BPPLN dihentikan untuk sementara yang lamanya sesuai dengan lama penelitian di Indonesia. Besaran beasiswa akan kembali disesuaikan setelah karyasiswa kembali ke negara tempat studinya.

Jangka waktu beasiswa
Rentang waktu studi yang dibiayai oleh BPPLN untuk menempuh program pendidikan S3 adalah 36 bulan, dapat diperpanjang maksimum selama dua (2) semester, dimana penilaian perpanjangan dipertimbangkan kasus demi kasus. Tata cara, ketentuan, dan syarat bagi perpanjangan BPPLN diterbitkan tersendiri pada Pedoman Perpanjangan BPPLN oleh Ditjen Sumber Daya Iptek dan Dikti. Perpanjangan BPPLN tidak dapat diberikan kepada karyasiswa jika yang bersangkutan termasuk kategori berikut:
  1. Mengalami penurunan strata studi (down-graded)
  2. Kemajuan studi tidak memuaskan
  3. Pindah  universitas  dan  negara  tempat  studi  tanpa  ada persetujuan dari Ditjen Sumber Daya Iptek dan Dikti.


Fasilitas yang diberikan
  • Uang kuliah (tuition fee) bersifat at cost
  • Biaya hidup untuk karyasiswa sesuai standar Ditjen Sumber Daya Iptek dan Dikti untuk menurut negara tujuan studi. Besaran tunjangan hidup untuk tiap-tiap negara ditentukan oleh Surat Keputusan Direktorat Jenderal Sumber Daya Iptek dan Dikti;
  • Tunjangan biaya hidup untuk keluarga-inti yang menyertai karyasiswa diberikan sesuai standar Ditjen Sumber Daya Iptek dan Dikti. Tunjangan keluarga diberikan dari semester ketiga sampai dengan semester keenam. Jika keluarga dari karyasiswa yang bersangkutan kembali sebelum semester keenam, maka tunjungan keluarga akan dihentikan di bulan dimana keluarga kembali ke Indonesia
  • Tiket pesawat disediakan oleh Ditjen Sumber Daya Iptek dan Dikti untuk satu kali keberangkatan ke tempat tujuan dan satu kali pulang setelah selesai studi. Tiket pesawat hanya diberikan kepada karyasiswa yang bersangkutan, dan tidak untuk keluarga yang menyertainya
  • Biaya visa (visa application fee) yang bersifat at cost (hanya satu kali pengajuan)
  • Asuransi kesehatan sesuai standar perguruan tinggi tujuan, dan hanya diberikan untuk karyasiswa yang bersangkutan saja
  • Biaya buku per semester sesuai standar Ditjen Sumber Daya Iptek dan Dikti
  • Biaya kedatangan (penyesuaian) di negara tujuan (settling-in allowance), sebanyak satu bulan biaya hidup sesuai standar Ditjen Sumber Daya Iptek dan Dikti
  • Biaya program khusus (satu kali mengikuti konferensi/seminar di negara tempat studi) sesuai standar Ditjen Sumber Daya Iptek dan
  • j. Bantuan biaya penulisan tugas akhir/tesis/disertasi sesuai standar Ditjen Sumber Daya Iptek dan Dikti
  • Biaya pendaftaran ke universitas (admission fee) untuk negara‐negara tertentu, seperti yang tercantum dalam Letter of Acceptance (LoA) atau Letter of Offer (LoO).

Tunjangan keluarga
Ditjen Sumber Daya Iptek dan Dikti menyediakan dana bagi keluarga inti karyasiswa BPPLN 9. Keluarga‐inti yang dimaksud adalah istri/suami yang sah beserta satu anak. Ketentuan yang harus dipenuhi oleh karyasiswa yang akan membawa keluarga‐intinya adalah sebagai berikut:
1. Ditjen Sumber Daya Iptek dan Dikti hanya memberikan tunjangan keluarga kepada karyasiswa BPPLN setelah yang bersangkutan menempuh paling kurang 2 (dua) semester di tempat studi, dan sudah lulus kandidasi (dengan kondisi penelitiannya sudah well-established)
2. Besarnya tunjangan keluarga yang diberikan disesuaikan dengan ketentuan Ditjen Sumber Daya Iptek dan Dikti, yaitu 
  • Untuk istri/suami yang dibawa diberikan tunjangan keluarga sampai dengan maksimal 25% dari biaya hidup (living allowance) yang diterima oleh karyasiswa
  • Untuk satu orang anak yang dibawa diberikan tunjangan keluarga sampai dengan maksimal 25% dari biaya hidup (living allowance) yang diterima oleh karyasiswa
  • Jika suami dan istri mendapatkan beasiswa Ditjen Sumber Daya Iptek dan Dikti maka tunjangan keluarga hanya diberikan kepada satu anak saja
  • Ditjen Sumber Daya Iptek dan Dikti TIDAK memberikan tunjangan keluarga kepada anak kedua dan berikutnya yang dibawa serta
  • Ditjen Sumber Daya Iptek dan Dikti TIDAK memberikan bantuan asuransi kesehatan kepada anggota keluarga yang dibawa, mau pun biaya perjalanan pergi/pulang dari Indonesia ke tempat studi karyasiswa terkait;
  • Tunjangan keluarga diberikan setelah semester ke‐2, dan dihitung sejak kedatangan keluarga‐inti. Tunjangan keluarga dihentikan ketika keluarga‐inti kembali ke Indonesia (maksimum hingga semester ke‐6)
  • Permohonan untuk membawa keluarga‐inti harus disampaikan oleh karyasiswa terkait kepada perguruan tinggi asal. Perguruan tinggi asal yang mengijinkan dan memohon kepada Ditjen Sumber Daya Iptek dan Dikti untuk memperoleh tunjangan keluarga bagi karyasiswa yang dimaksud. Ijin dan permohonan tersebut dialamatkan kepada Direktur Kualifikasi Sumber Daya Manusia, Ditjen Sumber Daya Iptek dan Dikti, dan dikirimkan secara daring (on-line) melalui laman http://studi.ristekdikti.go.id (dengan mengikuti tautan yang diberikan di dalamnya); h. Permohonan tersebut harus dilengkapi dengan dokumen: surat nikah yang sah, dan kartu keluarga

Tatacara pendaftaran
  1. Proses pelamaran harus dilakukan secara daring (on-line), yaitu melalui laman Ditjen Sumber Daya Iptek dan Dikti di http://beasiswa.ristekdikti. go.id/bppln. Ti ap pelamar akan mendapatkan nomor registrasi (registration number) yang harus ditunjukkan ketika proses wawancara dan kata-sandi (password) yang dapat digunakan untuk login kembali ke sistem
  2. Melampirkan salinan ijazah dan transkrip (IPK) S2 yang telah dilegalisasir
  3. Bagi pelamar yang akan studi di negara dimana bahasa pengantarnya adalah bahasa Inggris (English speaking countries), yang bersangkutan harus melampirkan salinan sertifikat bukti kemampuan berbahasa Inggris (TOEFL institusional (ITP) minimal 550 atau IBT minimal 73, atau IELTS minimal 6.0), atau TOEIC minimal 650, atau PTE (Pearson Test of English) minimal 50, yang masih berlaku (maksimal 2 (dua) tahun sejak sertifikat dikeluarkan) atau memenuhi ketentuan pada butir “j”
  4. Bagi pelamar yang akan studi di negara dimana Bahasa pengantarnya bukan bahasa Inggris (non-English speaking countries), yang bersangkutan harus melampirkan salinan sertifikat bukti kemampuan berbahasa Inggris (TOEFL institusional (ITP) minimal 500 atau IBT minimal 65, atau IELTS minimal 5.5, atau TOEIC minimal 605, atau PTE minimal 42, yang masih berlaku (maksimal 2 (dua) tahun sejak sertifikat dikeluarkan)
  5. Untuk butir (c) dan (d), apabila perguruan tinggi luar negeri tujuan studi memiliki stadar dan syarat nilai TOEFL/IELTS/TOEIC/PTE yang lebih tinggi, maka syarat nilai TOEFL/IELTS/TOEIC/PTE dari perguruan tinggi yang dituju yang berlaku;
  6. Melampirkan sertifikat penguasaan bahasa pengantar (selain bahasa Inggris) yang digunakan di perguruan tinggi atau negara tujuan yang masih berlaku (maksimal 2 (dua) tahun sejak sertifikat dikeluarkan) dan sesuai standar yang diminta perguruan tinggi atau negara tujuan
  7. Melampirkan usulan penelitian (research proposal) bagi pelamar program S3. Kerangka (out-line) usulan penelitian dapat dilihat pada Lampiran 5
  8. Melampirkan bukti sah sebagai dosen tetap di lingkungan Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, berupa NIDN
  9. Melampirkan surat ijin melamar BPPLN dari pemimpin Perguruan Tinggi Negeri bagi dosen PTN, atau Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah bagi dosen PTS
  10. Melampirkan Letter of Acceptance (LoA) atau Letter of Offer (LoO) tak bersyarat dari perguruan tinggi tujuan studi;

Syarat yang harus dipenuhi
  1. Dosen tetap Perguruan Tinggi di lingkungan Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, adalah dosen yang  Memiliki NIDN atau Memiliki NIDK 
  2. Dosen tetap PTN yang sudah mendapat ijin dari pemimpin perguruan tinggi yang bersangkutan, atau dosen tetap PTS yang sudah mendapat ijin dari Lembaga layanan Pendidikan Tinggi Wilayah masing- ‐masing
  3. Bagi dosen tetap yang melamar program pendidikan S3 harus telah memiliki gelar S2 atau yang setara
  4. Tidak bisa menggunakan BPPLN untuk mendapatkan gelar kedua dalam strata yang sama
  5. Bagi pelamar yang akan studi di negara dimana bahasa pengantarnya adalah bahasa Inggris (English speaking countries), yang bersangkutan harus melampirkan salinan sertifikat bukti kemampuan berbahasa Inggris (TOEFL institusional (ITP) minimal 550 atau IBT minimal 73, atau IELTS minimal 6.0), atau TOEIC minimal 650, atau PTE (Pearson Test of English) minimal 50, yang masih berlaku (maksimal 2 (dua) tahun sejak sertifikat dikeluarkan) atau memenuhi syarat pada butir “k”
  6. Bagi pelamar yang akan studi di negara dimana Bahasa pengantarnya bukan bahasa Inggris (non-English speaking countries), yang bersangkutan harus melampirkan salinan sertifikat bukti kemampuan berbahasa Inggris (TOEFL institusional (ITP) minimal 500 atau IBT minimal 65, atau IELTS minimal 5.5, atau TOEIC minimal 605, atau PTE minimal 42, yang masih berlaku (maksimal 2 (dua) tahun sejak sertifikat dikeluarkan)
    g. Memiliki sertifikat penguasaan bahasa pengantar (selain bahasa inggris) yang digunakan di perguruan tinggi atau negara tujuan yang masih berlaku dan sesuai standar yang diminta perguruan tinggi atau negara tujuan
  7. Mempunyai usulan penelitian (research proposal)
  8. Untuk dosen tetap, umur pelamar tidak lebih dari 47 tahun ketika mendaftar BPPP-LN
  9. Pelamar yang berstatus suami dan istri dan memiliki bidang keilmuan yang sama, tidak diperkenankan melamar pada perguruan tinggi yang sama dan/ atau dibimbing oleh promotor yang sama. 
  10. Memiliki Unconditional Letter of Acceptance (LoA) atau Letter of Offer (LoO).

Proses seleksi
  1. Aspek Akademik. Para pelamar diharapkan telah mempunyai proposal penelitian (research proposal) di bidang yang akan ditekuni. Proposal penelitian ditulis dalam bahasa Inggris. Kesiapan pelamar dalam melaksanakan penelitian, penguasaan dan kedalaman aspek yang akan diteliti, serta metodologi yang akan digunakan, akan menjadi pertimbangan utama dalam menilai kesiapan pelamar. 
  2. Aspek Bahasa. Kemampuan berbahasa Inggris yang baik, terutama jika akan belajar ke negara‐negara dimana Bahasa pengantarnya adalah bahasa Inggris, merupakan syarat mutlak yang harus dimiliki pelamar BPPLN Ditjen Sumber Daya Iptek dan Dikti. Jika akan belajar ke negara dimana bahasa pengantarnya bukan bahasa Inggris, maka pelamar tidak hanya harus menguasai bahasa Inggris, namun juga harus menunjukkan bahwa dirinya menguasai bahasa pengantar yang digunakan di negara tersebut. Kemampuan berbahasa Inggris dan bahasa asing lainnya dari pelamar dinyatakan oleh sertifikat kemampuan berbahasa asing yang dikeluarkan oleh institusi yang kompeten. Contoh, untuk bahasa Inggris adalah nilai tes TOEFL (ITP, IBT atau CBT) atau IELTS atau lainnya. Untuk bahasa asing lainnya, ditunjukkan dengan hasil tes yang sejenis. Selain itu, kemampuan berkomunikasi dalam bahasa Inggris juga dinilai ketika pelamar mengikuti wawancara di hadapan Tim Seleksi yang ditugaskan oleh Ditjen Sumber Daya Iptek dan Dikti. 
  3. Aspek Sosial dan Keluarga. Persiapan pelamar untuk studi di luar negeri juga merupakan salah satu kriteria yang dinilai. Seberapa jauh calon mempersiapkan dirinya, bagaimana pelamar mempersiapkan dirinya untuk beradaptasi di negara asing yang berbeda bahasa, tradisi, budaya. Seberapa tinggi motivasi diri dalam menyelesaikan studi, menjadi salah satu komponen penilaian. Kondisi keluarga, seperti seberapa besar kesiapan meninggalkan keluarga selama masa studi, akan menjadi pertimbangan dalam menilai kesiapan pelamar.

Penyaluran Beasiswa
Sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 190/PMK.05/2012 tentang Tata Cara Pembayaran Dalam Rangka Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara, proses pembayaran BPPLN akan dilaksanakan melalui 5 (lima) tahapan berikut:
  1. Tahap Pertama. Penandatanganan kontrak antara Direktorat Kualifikasi Sumber Daya Manusia dengan tiap-tiap karyasiswa; 
  2. Tahap Kedua. Penerbitan dokumen SPP-LS (Surat Perintah Pembayaran Langsung) oleh Pejabat Pembuat Komitmen kepada Pejabat Penerbit SPM (Surat Perintah Membayar) Direktorat Kualifikasi Sumber Daya Manusia
  3. Tahap Ketiga. Penerbitan dokumen SPM-LS (Surat Perintah Membayar Langsung) oleh Pejabat Penerbit SPM Direktorat Kualifikasi Sumber Daya Manusia kepada KPPN (Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara) Khusus Jakarta VI
  4. Tahap Keempat.  Penerbitan dokumen SP2D (Surat Perintah Pencairan Dana) oleh KPPN Khusus Jakarta VI kepada Bank Persepsi (Bank Indonesia)
  5. Tahap Kelima. Bank Persepsi mentransfer langsung dana beasiswa ke rekening karyasiswa di bank luar negeri tempat studi

Daftar perguruan tinggi beasiswa BPPLN
 


Note:
Masih banyak negara dan perguruan tinggi lain selain daftar di atas (silahkan download di buku panduan bagian lampiran perguruan tinggi). Untuk mendownload silahkan Klik disini

Bagi pelamar BPPLN yang tidak menemukan perguruan tinggi luar negeri tujuan studi baik di Lampiran 1 maupun Lampiran 2, padahal pelamar yakin bahwa departemen/fakultas/perguruan tinggi yang dituju merupakan lembaga pendidikan dan penelitian yang bagus, atau bahkan termasuk peringkat atas dunia, atau berada di atas peringkat perguruan tinggi Indonesia yang terbaik, maka pelamar tetap dapat melamar ke laman BPPLN dengan menempuh langkah-langkah berikut:
  1. Melampirkan bukti tertulis tentang departemen/fakultas/perguruan tinggi tujuan studi adalah lembaga yang: a. mempunyai peringkat tinggi, atau lebih tinggi dari peringkat fakultas/ perguruan tinggi terbaik di Indonesia; atau b. telah melaksanakan kerjasama program gelar atau non-gelar dengan Ditjen Sumber Daya Iptek-Dikti; 
  2. Bukti tertulis tersebut dapat berasal dari brosur yang dikeluarkan oleh departemen/fakultas/perguruan tinggi yang dimaksud, atau dari surat resmi yang dikeluarkan oleh pimpinan departemen/fakultas/perguruan tinggi, atau dari lembaga pemeringkat lembaga pendidikan yang terpercaya; 
  3. Bukti tertulis tertulis tersebut dapat juga berasal dari Atdikbud RI di negara tempat perguruan tinggi tersebut berada, atau perwakilan Indonesia yang resmi lainnya 
  4. Semua bukti tertulis (dalam format PDF/JPEG/JPG/PNG, Maksimal 1 MB) tersebut diunggah ketika melamar BPPLN secara daring
  5. Bukti tertulis tersebut perlu dibawa dan ditunjukkan di hadapan pewawancara, jika pelamar lolos seleksi administrasi dan dipanggil untuk wawancara.


Jadwal pendaftaran
Periode Pendaftaran 22 Maret - 3 Mei
Surat penawaran beasiswa klik disini

Kontak informasi
http://beasiswa.ristekdikti.go.id
Baca Juga
SHARE
Brainesia
brainesia merupakan website belajar untuk adik-adik SMP sampai kuliah dan dapat di akses 24 jam
Subscribe to get free updates

Related Posts

Posting Komentar

Download Soal