-->
Peluang Kerja Lulusan Jurusan Hukum dan Gajinya
close

Peluang Kerja Lulusan Jurusan Hukum dan Gajinya

Brainesia.com Ketika kamu lulus SMA/Sederajad dan hendak memilih jurusan hukum, pastilah banyak pertanyaan yang ada didalam benakmu. Hal yang paling ingin kamu tanyakan biasanya prospek kerja atau karir seorang lulusan hukum. BErangkat dari berbagai pertanyaan serupa kami mencoba merangkum dan membagi sedikit wawasan kepada teman-teman agar bisa menjadi bahan pertimbangan ketika ingin memilih jurusan hukum. Juga untuk teman-teman mahasiswa yang sedang mengerjakan skripsi/tesis seputar hukum mungkin ini sedikit membantu memberi kepercayaan diri agar cepat selesai



Lulusan hukum nanti jadi apa?
Peluang kerja lulusan hukum atau Prospek karir utama lulusan jurusan hukum terletak di berbagai institusi hukum dan peradilan. Setelah lulus, kamu dapat memilih berbagai jenis karir profesional di bidang hukum. Beberapa prospek karir yang di kutip dari vistaeducation bagi lulusan jurusan hukum di antaranya

Pengacara
Pekerjaan paling familiar untuk mahasiswa lulusan hukum adalah menjadi seorang advolat atau pengacara. Kunci utama sukses dalam profesi ini adalah kemampuan dalam berkomunikasi. Seorang pengacara juga harus mempunyai pandangan yang jeli. Dia diharuskan untuk menemukan bahan ( sekalipun sangat kecil) sebagai bukti pendukung. Menjadi pengacara handal juga tidak mudah. Jika kamu adalah mahasiswa yang baru, ada baiknya untuk magang dulu bersama para pengacara senior sebelum kamu menangai kasus pertamamu. Penghasilan seorang pengacara lumayan W.O.W . 

Notaris
Notaris adalah pejabat umum yang berwenang untuk membuat akta otentik. Akta-akta yang bisa mereka buat adalah akta pendirian perusahaan, yayasan atau yang lain. Notaris juga berwenang untuk membuat akta otentik sebuah perjanjian, perbuatan atau sebuah ketetapan. 

Hakim
Hakim adalah salah satu profesi yang prestige dikalangan mahasiswa hukum. Panggilan bagi seorang hakim juga cukup menarik yaitu “sang mulia”. Tugas utama mereka adalah memimpin sebuah persidangan. Hakim wajib mendengarkan setiap pembelaan dari kedua pihak. Baik dari sisi jaksa maupun terdakwa, baru kemudian memberikan keputusan.

Jaksa
Jaksa adalah pegawai pemerintah dalam bidang hukum yang bertugas menyampaikan dakwaan atau tuduhan bagi seseorang yang diduga telah melanggar hukum. Untuk menjadi seorang jaksa, kamu harus menyelesaikan study strata 1 jurusan hukum. Umur 25-35 tahun dan sehat secara jasmani maupun rohani. Terakhir tentu saja lolos seleksi Panitia Rekrutmen Calon Jaksa Kejaksaan Republik Indonesia.

Dosen
Jika kamu terlalu jatuh hati pada suasana kampus, kamu berhak untuk menjadi seorang dosen. Dosen jurusan hukum juga menjadi profesi yang mulia. Tugas utama mereka adalah mendidik para mahasiswa sesuai subject kuliah yang dia pegang. Kunci keberhasilan mahasiswa hukum adalah rajin membaca. Terlebih lagi membaca dan menganalisa kasus-kasus lain yang pernah terjadi. Jadi, mereka tidak perlu mengalami sebuah kasus terlebih dahulu untuk tahu tindakan apa yang harus kamu lakukan.

Diplomat 
Diplomat tak hanya milik lulusan Hubungan Internasional. Lulusan Ilmu Hukum juga bisa berkarier sebagai diplomat. Terlebih bila konsentrasi studi yang diambil ialah Hukum Internasional.

Konsultas hukum
Berbeda dengan staf legal di kantor, sarjana hukum yang bekerja sebagai konsultan biasanya bekerja di lembaga. Kamu akan mengaplikasikan ilmu terkait pasal-pasal dan review dokumen untuk keperluan hukum seperti sidang. Biasanya kantor yang sedang melakukan ekspansi akan mencari konsultan untuk berdiskusi mengenai kelengkapan dokumen dan tata cara prosesnya.

HRD
Divisi HRD tidak hanya mengurusi pengembangan dan pengelolaan sumber daya manusia, namun juga aturan-aturan yang terikat hukum antara karyawan dengan perusahaan. Sehingga, sarjana hukum juga dibutuhkan di divisi ini.

Panitera, juru sita, atau staf administrasi 
Panitera, juru sita atau staf administrasi juga merupakan pekerjaan yang mulia. Para staff tersebut akan bekerja di Mahkamah Agung. Apa yang akan mereka lakukan? Walaupun tidak sering terlihat di depan, namun mereka juga ikut andil dalam pemeriksaan serta bagaimana proses persidangan bisa dijalankan.

Bekerja di Biro hukum, perpajakan, bidang pertanahan, dan perizinan. 
Tak hanya hukum pidana, mereka yang belajar di Hukum Administrasi Negara (HAN) bisa bekerja di bidang perpajakan, pertanahan dan perizinan. Sudah paham dong, bagaimana 3 hal ini (pajak, tanah, izin) sangat rentan menimbulkan konfilik. Jadi, dibutuhkan orang-orang berdedikasi untuk menegakkan peraturan yang sudah ada

Kurator
Merujuk pada Undang-undang No 37 Tahun 2004 tentang kepailitan dan penundaan kewajiban pembayaran utang, kurator adalah Balai Harta Peninggalan atau orang perseorangan yang diangkat oleh Pengadilan untuk mengurus dan membereskan harta Debitor Pailit di bawah pengawasan Hakim Pengawas sesuai dengan Undang-Undang ini.

Penasihat hukum
Penasihat hukum adalah seseorang yang memenuhi syarat yang ditentukan oleh atau berdasarkan undang-undang untuk memberi bantuan hukum. Penasihat hukum/advokat mempunyai akses yuridisial baik praktisi hukum atau seseorang yang mempunyai integritas di bidang hukum dan mampu memberikan bantuan dan nasihat hukum ketika diminta oleh lembaga/perusahaan secara prosedural oleh Penanggung Jawab perusahaan/lembaga.



Gaji Lulusan Hukum
Berikut merupakan bidang pekerjaan yang umum ditempuh oleh lulusan jurusan hukum di Indonesia dan gajinya

Pekerjaan

Kisaran Gaji

Pengacara

IDR 4 juta - 20 Juta per bulan

Notaris

IDR 4 juta an

Hakim

IDR 2 juta - 4,9 juta per bulan

Jaksa

IDR  2.5 juta - 38.2 Juta per bulan

Dosen

IDR 2,56 juta - 4,205 Juta per bulan

Diplomat

IDR 4 juta - 8 juta per bulan

HRD

IDR 3,5 juta - 4,5 juta per bulan

Panitera

IDR 4 juta – 8 Juta per bulan

Biro Hukum

IDR 2,2 juta – 6,9 Juta per bulan

Kurator

Penasihat Hukum

IDR 4 juta - 7 juta per bulan

IDR 4,22 juta – 13,18 juta per bulan




Khusus Hakim
Dikutip dari bills.alterra, selain mendapat gaji pokok, hakim juga akan mendapatkan tunjangan dan fasilitas. Berikut daftar tunjangan dan fasilitas yang akan didapatkan seorang hakim. Hak keungan dan fasilitas bagi hakim terdiri atas :
  • Gaji pokok
  • Tunjangan jabatan
  • Rumah Negara
  • Fasilitas transportasi
  • Jaminan kesehatan
  • Jaminan keamanan
  • Biaya perjalanan dinas
  • kedudukan protokol
  • Penghasilan pensiun
  • Tunjangan lain
Berikut daftar tunjangan hakim (belum termasuk gaji pokok) di atas:
Hakim Tingkat Pertama Pengadilan Kelas II
  • Ketua Rp. 17,5 juta
  • Wakil Ketua Rp. 15,9 juta
  • Hakim Utama Rp. 14,6 juta
  • Hakim Utama Muda Rp. 13,6 juta
  • Hakim Madya Utama Rp. 12,8 juta
  • Hakim Madya Muda Rp. 11,9 juta
  • Hakim Madya Pratama Rp. 11,1 juta
  • Hakim Pratama Utama Rp. 10,4 juta
  • Hakim Pratama Madya Rp. 9,7 juta
  • Hakim Pratama Muda Rp. 9,1 juta
  • Hakim PratamaRp. 8,5 juta

Hakim Tingkat Pertama Pengadilan Kelas 1 B
  • Ketua Rp. 20,2 juta
  • Wakil Ketua Rp. 18,4 juta
  • Hakim Utama Rp. 17,2 juta
  • Hakim Utama Muda Rp. 16,1 juta
  • Hakim Madya Utama Rp. 15,1 juta
  • Hakim Madya Muda Rp. 14,1 juta
  • Hakim Madya Pratama Rp. 13,1 juta
  • Hakim Pratama Utama Rp. 12,3 juta
  • Hakim Pratama Madya Rp. 11,5 juta
  • Hakim Pratama Muda Rp. 10,7 juta
  • Hakim Pratama Rp. 10,3 juta

Hakim Tingkat Pertama Pengadilan Kelas 1 A (termasuk hakim yustisial di MA)
  • Ketua Rp. 23,4 juta
  • Wakil Ketua Rp. 21,3 juta
  • Hakim Utama Rp. 20,3 juta
  • Hakim Utama Muda Rp. 19 juta
  • Hakim Madya Utama Rp. 17,8 juta
  • Hakim Madya Muda Rp. 16,5 juta
  • Hakim Madya Pratama Rp. 15,5 juta
  • Hakim Pratama Utama Rp. 14,5 juta
  • Hakim Pratama Madya Rp. 13,5 juta
  • Hakim Pratama Muda Rp. 12,7 juta
  • Hakim Pratama Rp. 11,8 juta

Hakim Tingkat Pertama Pengadilan Kelas 1 A Khusus (Termasuk hakim yustisial di MA sebagai asisten koordinator)
  • Ketua Rp. 27 juta
  • Wakil Ketua Rp. 24,5 juta
  • Hakim Ketua Rp. 24 juta
  • Hakim Utama Muda Rp. 22,4 juta
  • Hakim Madya Utama Rp. 21 juta
  • Hakim Madya Muda Rp. 19,6 juta
  • Hakim Madya Pratama Rp. 18,3 juta
  • Hakim Pratama Utama Rp. 17,1 juta
  • Hakim Pratama Madya Rp. 16 juta
  • Hakim Pratama Muda Rp. 14,9 juta
  • Hakim Pratama Rp. 14 juta
  • Pengadilan Tinggi
  • Ketua Pengadilan Tinggi Rp. 40,2 juta
  • Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Rp. 36,6 juta
  • Hakim Utama Rp. 33,3 juta
  • Hakim Utama Muda Rp. 31,1 juta
  • Hakim Madya Rp. 29,1 juta
  • Hakim Madya Muda Rp. 27,2 juta

Soure
kompas.com
payscale.com
vistaeducation.com
bills.alterra.id
Baca Juga
SHARE
Brainesia
brainesia merupakan website belajar untuk adik-adik SMP sampai kuliah dan dapat di akses 24 jam
Subscribe to get free updates

Related Posts

Posting Komentar

Download Soal