-->
close
Daftar Negara di Eropa Dengan Biaya Hidup Terjangkau Untuk Mahasiswa

Daftar Negara di Eropa Dengan Biaya Hidup Terjangkau Untuk Mahasiswa

Brainesia.com Kabar baik buat kamu pejuang kuliah dan yang punya mimpi lanjut studi di negara Eropa. Memang hampir semua negara di Eropa terkenal akan keindahan bangunan, budaya dan alamnya. Akan tetapi hidup di Eropa tidaklah murah gengs, apalagi kalau Budget yang kita miliki pas-pasan. Salah satunya jalan adalah menggunakan beasiswa untuk dapat studi kesana. Akan tetapi seperti yang admin bilang tadi, hampir semua, dengan kata lain masih ada berapa negara di Eropa yang biaya hidupnya sangat bersahabat dengan Budget pas-pasan. Bahkan ada yang sama seperti hidup di Jakarta malahan, lebih baik simak aja deh informasi selengkapnya mengenai Daftar Negara di Eropa Yang Biaya Hidupya Terjangkau Buat Mahasiswa di bawah, baca sampai habis ya gengs, dan jangan lupa share ke sohibmu

Daftar Negara di Eropa Dengan Biaya Hidup Terjangkau Untuk Mahasiswa



1. Biaya Hidup di Turki

Menurut beberapa sumber online yang berhasil dirangkum, Turki bisa menjadi salah satu destinasi menarik bagi mereka yang ingin melanjutkan pendidikan ke tingkat universitas atau perguruan tinggi. Pasalnya, biaya kuliah di negara dengan ibukota Ankara tersebut dikatakan relatif terjangkau, terlebih bagi mahasiswa yang telah memperoleh beasiswa.

Seperti dikutip dari situs Republika pada 2019, salah seorang mahasiswa asal Indonesia mengaku hanya membayar biaya kuliah sebesar Rp600 ribu per semester. Mahasiswa Universitas Kastamonu itu mengatakan, selain biaya kuliah, biaya hidup di banyak kota di Turki juga bisa dikatakan sangat terjangkau, atau kurang lebih sama dengan Jakarta. Selain biaya kuliah, yang perlu dipertimbangkan ketika memutuskan tinggal di luar negeri adalah biaya hidup. Nah, seperti telah diuraikan di atas, indeks biaya hidup di Turki juga tergolong terjangkau. Turki hanya memiliki indeks biaya hidup 41,19, atau lebih rendah dibandingkan beberapa negara seperti Estonia, Spanyol, Afrika Selatan, Taiwan, Republik Ceko, dan Jerman.


Menurut pengalaman seseorang yang pernah berdomisili di Istanbul selama empat tahun, kebutuhan yang paling banyak menyedot pengeluaran adalah tempat tinggal. Di kota ini, tahun lalu, sewa rumah tipe 1+0 Studio (tidak ada ruang tamu), berkisar 500 lira hingga 800 lira atau sekitar Rp1,75 juta hingga Rp2,8 juta per bulan. Biaya tersebut belum termasuk deposito, yang biasanya sebesar dua bulan uang sewa atau bisa lebih murah, tergantung permintaan pemilik rumah.

Jika Anda memutuskan mencari rumah tipe 1+1 (satu ruang tamu dan satu kamar), pada 2019, biaya sewanya sekitar 700 lira hingga 1.000 lira per bulan, bahkan ada yang di atas 1.000 lira. Untuk biaya sewa rumah tipe 2+1, sekitar 900 hingga 1.500 per bulan, sedangkan biaya sewa rumah tipe 3+1 atau tipe 4+1, umumnya di atas 1.300 lira per bulan.

Selain pengeluaran untuk biaya sewa rumah, Anda pun harus menyisihkan uang untuk keperluan lainnya. Kebutuhan listrik misalnya, pada 2019 lalu, berkisar 40 lira hingga 100 lira per bulan, tergantung pemakaian. Kemudian, biaya untuk natural gas sebesar 100 lira hingga 300 lira per bulan, biaya untuk air sekitar 40 lira hingga 150 lira per bulan, biaya akses Wi-Fi sekitar 60 lira hingga 75 per lira bulan, dan biaya belanja sehari-hari sekitar 100 lira per bulan.

Sementara, untuk transportasi, bagi mereka yang berstatus mahasiswa, bisa menggunakan kartu mahasiswa sebagai pembayaran langganan. Pada tahun lalu, dengan harga sekitar 85 lira, mahasiswa bisa naik transportasi apa pun di Istanbul sebanyak 200 kali tap sepuasnya. Jadi, untuk mereka yang rumahnya jauh dari lokasi kampus dan harus transit beberapa kali, ini menjadi opsi yang menarik.  Sebagai perbandingan, seorang WNI yang tinggal di Kayseri mengaku mengeluarkan biaya sekitar Rp2,1 juta per bulan untuk menyewa rumah lengkap dengan 3 kamar, 1 ruang tamu, 1 kamar mandi, 1 dapur, dan 1 balkon, bersama 4 orang teman lainnya. Untuk tagihan listrik, ia mengeluarkan biaya sekitar Rp150 ribu per bulan, sedangkan tagihan air hanya Rp65 ribu per bulan. Berikut ringkasan info terkini kisaran biaya hidup di Turki berdasarkan situs harga.web.id

Komponen BiayaBesaran Biaya
Sewa Tempat Tinggal750 lira – 1.000 lira per bulan (rumah)
300 – 600 lira per bulan (asrama)
Biaya Listrik73 lira – 130 lira per bulan
Biaya Natural Gas200 lira – 300 lira per bulan
Biaya Air20 lira – 150 lira per bulan
Biaya Akses Wi-Fi20 – 85 lira per bulan
Biaya Belanja100 lira per bulan
Transportasi85 lira (langganan)



2. Biaya Hidup di Hongaria

Hongaria adalah negara yang terkenal dengan kecantikan kota nya dan menjadi salah satu destinasi wisata popular bagi para wisatawan yang berkunjung ke Eropa. Selain itu, reputasi yang cukup baik di bidang medical, science dan technology membuatnya pantas diperhitungkan sebagai negara tempat kamu melanjutkan kuliah di Eropa. Kalian perlu tahu kalau biaya hidup dan biaya kuliah di Hongaria cukup terjangkau dan jauh lebih murah dari negara Uni Eropa lainnya.

Sebagai mahasiswa di Budapest, yang merupakan kota terbesar di Hongaria, rata-rata biaya yang harus dikeluarkan untuk akomodasi, transportasi lokal, listrik dan air adalah sekitar 520 Euro/bulan. Untuk makanan, rata-rata mahasiswa menghabiskan sekitar 100-200 Euro/bulan. Tentu saja biaya hidup di luar Budapest lebih murah, kurang lebih sekitar 300 Euro/bulan.

Biaya hidup yang dikeluarkan memang tergantung dengan gaya hidup kalian masing-masing, karena itu sebagai mahasiswa akan lebih baik kalau kalian tetap bijaksana dalam memakai dan mengatur keuangan kalian ya. Biaya kuliah di Hongaria pun tidak setinggi universitas lainnya di Eropa. menurut ehef.id Uang sekolah sekitar 1000 Euro/tahun untuk meraih Bachelor’s Degree dan 1500 Euro/semester untuk Master Degree. Di Hongaria persentase penduduk yang bisa menggunakan bahasa Inggris memang tidak banyak, kurang lebih hanya sekitar 12 % saja, tapi jangan khawatir karena banyak sekali universitas di Hongaria yang memberikan bahasa pengantar Inggris untuk mata kuliah yang diberikan. Jadi kalian tetap bisa belajar dengan bahasa Inggris kok.


3. Biaya Hidup di Lathuania

Negara yang satu ini memang tidak menawarkan biaya kuliah yang paling murah atau gratis namun dalam hal biaya hidup ternyata murahnya luar biasa. Biaya kuliah di institusi Pendidikan Tinggi di Lithuania bervariasi tergantung pada masing-masing institusi, program studi khusus dan tahap akademik siswa. Universitas dan sekolah ilmu terapan mengumumkan biaya kuliah mereka setiap tahun. Rata-rata, biaya studi di Lithuania:
  • mulai 1.300 EUR per tahun untuk studi Sarjana;
  • mulai 2.300 EUR per tahun untuk studi Master;
  • mulai 8,400 EUR per tahun untuk studi Pascasarjana.
Jika siswa tersebut adalah warga negara dari negara non-UE, biaya kuliah yang berbeda mungkin berlaku. Biaya hidup di Lithuania lebih rendah daripada di banyak negara Eropa lainnya. Hal ini menjadikan Lithuania tempat yang sempurna untuk belajar di luar negeri jika Anda memiliki anggaran siswa, atau ingin menghemat uang dan mengambil keuntungan penuh dari semua yang ditawarkan negara ini. Beberapa biaya hidup rata-rata di seluruh Lithuania adalah:

Makan

€ 5

kopi

€ 3

Bir

€ 3

Tiket Bioskop

€ 6

Sewa bulanan

€ 300

Transportasi Bulanan

€ 6 dengan ID siswa


Semua universitas menawarkan kesempatan tinggal di aula tempat tinggal. Beberapa aula tempat tinggal terletak di dekat universitas, yang lain - lebih jauh, sehingga Anda harus menggunakan transportasi umum untuk sampai ke universitas. Sebagian besar aula tempat tinggal telah direnovasi dan dilengkapi dengan peralatan modern dan akses internet. Biasanya, penghuni aula berbagi kamar mandi umum dan area dapur. dilansir dari id.educations.com/, siswa berbagi kamar mereka dengan satu atau dua lainnya. Ini diimbangi oleh biaya hidup yang relatif rendah. Selain itu, tinggal di akomodasi bersama adalah bagian dari pengalaman siswa. Perkirakan sewanya sekitar 50-100 Euro sebulan. Akomodasi bersama tidak harus menjadi satu-satunya pilihan. Anda selalu dapat menyewa apartemen atau tinggal di apartemen bersama dengan siswa lain. Di sini, Anda harus membayar antara 150-300 Euro sebulan untuk sebuah kamar.


4. Biaya Hidup di Spanyol

Kalau ditanya di mana tempat kuliah S2 murah di Eropa yang menarik banyak pelajar international jawabannya adalah Spanyol. Hal ini bisa disebabkan karena negara ini memiliki iklim Mediterania yang dikenal hangat dan ringan, ramahnya penduduk lokal, biaya hidup murah, lalu tentu saja kamu bisa berkesempatan mempelajari bahasa Spanyol, bahasa terseksi sedunia.

Dengan lebih dari 70 universitas pilihan untuk kuliah S2 murah di Eropa, ternyata di negara ini ada Salamanca University, salah satu universitas tertua dunia. Kisaran biaya untuk studi sarjana di universitas negeri di Spanyol adalah 750-2000 euro (11-30 juta rupiah) per tahun. Di lansir dari uneducationgroup.com Jika kamu ingin mengambil program sarjana di universitas swasta, biaya yang kamu butuhkan adalah 5500-18.000 euro (82-270 juta rupiah) per tahun. Sementara itu, untuk melanjutkan program pascasarjana biayanya adalah 1000-3200 euro (15-28 juta rupiah) per tahun. 

Biaya tempat tinggal sangat dipengaruhi oleh kota tempat tinggal kamu di Spanyol. Jika kamu tinggal di kota besar seperti Madrid atau Barcelona, biaya yang harus kamu keluarkan akan lebih besar. Harga sewa kamar di kota-kota kecil berkisar antara 150-350 euro (2,2-5,2 juta rupiah) per bulan sedangkan di Madrid atau Barcelona bisa mencapai 500 euro (7,5 juta rupiah) per bulan. Untuk menghemat biaya, banyak mahasiswa Indonesia yang menyewa apartemen secara bersama sehingga harga yang dibayar setiap orang menjadi lebih murah. Pilihan lainnya adalah tinggal bersama keluarga lokal dengan biaya dalam kisaran 700-800 euro (105-12 juta rupiah), sudah termasuk makan. 

Untuk kebutuhan makanan, akan lebih baik jika kamu bisa memasak sendiri karena akan jauh lebih hemat. Untuk kebutuhan makanan dan belanja bulanan, kamu akan menghabiskan sekitar 120-150 euro (1,8-2,2 juta rupiah). Harga makanan pun sebenarnya berbeda tergantung kota di mana kamu akan tinggal. Sebagai contoh sederhana, harga satu cangkir kopi di kota kecil hanya sekitar 1,2 euro (18 ribu rupiah) sementara di kota besar bisa mencapai 1,8 euro (27 ribu rupiah). Sementara itu, harga seporsi makanan jadi dapat berkisar antara 7-12 euro (105-180 ribu rupiah). 

Transportasi di Spanyol tidak berbeda jauh dengan negara-negara Eropa lainnya dan sudah memiliki sistem yang terintegrasi. Moda transportasi yang umum digunakan adalah bus dan kereta bawah tanah (metro). Untuk dapat menggunakan kedua moda transportasi tersebut, kamu harus memiliki month pass dengan biaya yang tidak berbeda jauh di setiap kota yaitu sekitar 50 euro (750 ribu rupiah). Hal lain yang terkait keuangan yang harus kamu keluarkan adalah untuk keperluan komunikasi yaitu internet dan telepon. Untuk kebutuhan ini, pelajar indonesia biasanya memilih kartu prabayar yang dapat diisi ulang. Kamu dapat membelinya di bandara saat kamu sampai di Spanyol. Untuk biaya kebutuhan komunikasi kamu mungkin menghabiskan sekitar 30 euro (450 ribu rupiah) per bulan. 

Rata-rata mahasiswa Indonesia di Spanyol membutuhkan sekitar 700-1000 euro (10,5-15 juta rupiah) untuk biaya hidup setiap bulannya. Hal tersebut sudah di luar uang kuliah yang dibayarkan per tahun. Jika kamu ingin kuliah di Eropa, namun dengan uang kuliah serta biaya hidup yang masih terjangkau, Spanyol adalah tempat yang tepat untukmu! 


5. Biaya Hidup di Rumania

Biaya hidup di Rumania lebih rendah daripada negara-negara Eropa lainnya, menjadikannya tempat yang luar biasa untuk belajar di luar negeri jika Anda seorang mahasiswa dengan anggaran, atau jika Anda ingin memanfaatkan sepenuhnya dari semua yang ditawarkan negara ini. Beberapa biaya hidup rata-rata di seluruh Rumania adalah:

Makan

6,13 USD

kopi

1,64 USD

Bir

1,47 USD

Tiket Bioskop

6 USD

Sewa bulanan

336 USD

Transportasi Bulanan

14,17 USD



Anda memiliki beberapa opsi dalam hal perumahan di Rumania. Anda bisa tinggal di kampus di asrama mahasiswa negeri atau swasta. Harapkan uang sewa sekitar 60 Euro sebulan. Ini adalah pilihan bagus jika Anda menginginkan sesuatu yang dekat dengan kampus, dengan pengawasan keamanan video, dan sangat terjangkau. Pastikan untuk menghubungi universitas Rumania secara langsung untuk melihat apa pilihan Anda. Anda juga bisa menyewa apartemen dengan atau tanpa teman sekamar. Di sini, Anda harus membayar antara 120-300 Euro per bulan untuk sebuah studio di kota besar. Jika Anda berbagi apartemen, Anda dapat menghemat lebih banyak uang.

Biaya kuliah untuk program Rumania dapat bervariasi berdasarkan program, universitas, dan kebangsaan siswa. Misalnya, biaya biasanya berbeda jika Anda tidak berasal dari UE / EEA / Swiss. Yang mengatakan, sebagian besar biaya antara 2.000 hingga 5.000 Euro setahun. Pemerintah Rumania memang menawarkan beberapa beasiswa untuk siswa non-Uni Eropa untuk belajar di Rumania. Pastikan untuk menanyakan universitas prospektif Anda untuk peluang beasiswa lain juga.



6. Biaya Hidup di Prancis

Prancis memang cocok jadi destinasi liburan, tapi bagaimana kalau jadi destinasi kuliah? Well, ternyata Prancis jadi salah satu destinasi yang paling populer untuk kuliah di luar negeri, terutama untuk tingkat S2. Prancis menempati urutan ke-3 sebagai negara paling populer buat pelajar internasional di luar negara yang menggunakan bahasa Inggris, dengan total 17.000 pelajar internasional tiap tahun. Ibu kotanya, Paris, sudah terpilih selama empat kali berturut-turut sebagai kota pelajar terbaik di dunia!

Alasannya? Prancis memiliki biaya kuliah yang murah kalau dibandingkan negara Eropa lainnya. Untuk universitas negeri, rata-rata uang kuliahnya berkisar antara €189 atau 3 juta rupiah per tahun untuk S1. Dan, €259 atau 4,5 juta rupiah untuk S2. Namun, untuk perguruan tinggi privat yang prestisius, grandes 

écoles dan grands établissements, dilansir dari www.cosmopolitan.co.id kamu membutuhkan dana yang lebih banyak karena perguruan tinggi ini menentukan sendiri uang kuliahnya. Untuk biaya hidup sendiri butuh sekitar €200-300 atau 3 juta hingga 5,5 juta rupiah per bulan. Perlu diingat kalau biaya hidup di Paris cenderung lebih mahal dibandingkan kota-kota lain di Prancis, yaitu sekitar €800 atau 12 juta rupiah per bulan. Beasiswa yang tersedia untuk kuliah di Prancis adalah beasiswa Eiffel untuk seluruh pelajar internasional dan beasiswa BGF (Bourse du Gouvernement Français) yang khusus untuk pelajar Indonesia.

Untuk kuliah di negara Eropa Barat ini kamu sebaiknya sudah fasih berbahasa Prancis, karena universitas di negara ini menggunakan bahasa tersebut sebagai bahasa pengantar. Orang lokal pun memilih menggunakan bahasa Prancis dibandingkan bahasa Inggris. Universitas terbaik di negara ini adalah École Normale Supérieure de Paris (ENS), Sorbonne University (sebelumnya Paris-Sorbonne University dan Pierre and Marie Curie University), dan École Polytechnique.



7. Biaya Hidup di Portugal

Dibandingkan dengan banyak negara Eropa lainnya, siswa yang memilih Portugal sebagai tujuan studi di luar negeri dapat menantikan pengalaman yang lebih ramah anggaran secara keseluruhan. Dari harga sewa, tiket bioskop, harga rata-rata bir dan seterusnya, kami telah mengumpulkan semua yang perlu Anda ketahui tentang cara menganggarkan pengalaman belajar Anda di luar negeri di Portugal di satu tempat yang nyaman!. Portugal menawarkan berbagai pilihan tempat tinggal untuk siswa internasional, dari tempat tinggal milik universitas, apartemen pribadi, dan ruang siswa yang dikelola oleh perusahaan swasta. Harga rata-rata untuk perumahan siswa dan pilihan akomodasi adalah:
  • Asrama mahasiswa milik universitas: Rata-rata mulai dari 400 EUR per bulan (terkadang lebih rendah tergantung lokasi);
  • Menyewa kamar atau apartemen pribadi: Mulai dari 400 EUR per bulan di Lisbon, dan 300 EUR di Porto;
  • Ruang siswa dijalankan oleh operator internasional: Mulai dari 595 EUR per bulan untuk ruang studio standar.
Tidak ada dua akomodasi yang persis sama dan tergantung pada preferensi Anda, ada pro dan kontra untuk setiap pilihan tempat tinggal. Baca terus untuk mengetahui opsi perumahan mana yang tepat untuk Anda!. Seperti kebanyakan negara di dunia, biaya hidup di Portugal dapat berfluktuasi secara signifikan tergantung di mana Anda berada. Jika Anda belajar di ibu kota tepi pantai Lisbon atau di pusat wisata seperti Algarve, Anda mungkin mengalami harga yang lebih tinggi daripada di wilayah lain di Portugal. Terlepas dari perbedaan ini, di mana pun Anda belajar di Portugal, biaya hidup jauh lebih ramah terhadap dompet Anda dibandingkan dengan banyak negara lain di Eropa Barat. Anggaran adalah pertimbangan yang sangat penting bagi banyak siswa internasional, dan harga rata-rata untuk beberapa pengeluaran umum siswa meliputi:

Makan

8 EUR

kopi

1,30 EUR

Bir

1,70 EUR

Tiket Bioskop

6,90 EUR

Sewa bulanan

445 - 609 EUR

Transportasi Bulanan

34,75 EUR


Sekian, Semoga artikel ini bisa memberikan wawasan dan dapat menjadi informasi mendalam, ya. Jangan lupa follow sosmed kami, dan join grub telegram brainesia untuk mendapat informasi menarik setiap harinya

Instagram: Brainesia_com
website: www.brainesia.com
Grub Telegram: t.me/brainesia

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Horizontal

Iklan link Modifikasi

Iklan dalam artikel fix

Iklan Bawah